Dalam 2 Minggu, 3 Insiden Kapal Terjadi Perairan Kepulauan Riau

Must read

Nagoyanews- Batam, dalam 2 minggu terakhir, terhitung dari tanggal 1 Juni hingga 14 Juni. Insiden kapal kembali terjadi di perairan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). dua kasus diantaranya merupakan kapal terbakar.

Pertama kapal pengangkut penumpang yang biasa melayani rute antar provinsi, provinsi Kepri dan Provinsi Riau. kapal tesebut adalah MV Dumai Line 5 yang terbakar di kawasan Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam, Rabu (8/6/2022). Enam awak kapal dilaporkan menjadi korban dari insiden tersebut.

Mereka selamat setelah melompat dari kapal itu. Empat awak kapal mengalami luka bakar hingga 15 persen sehingga harus menjalani operasi. Seorang awak kapal, Doni Tri Hendrawan Hutajulu (30) dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian ini.

Tim SAR gabungan masih mencari seorang awak kapal lain yang masih dilaporkan hilang bernama, Ade Saputra. Hingga saat ini Penyidik Ditpolairud Polda Kepri hingga KSOP Khusus Batam masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran kapal ini.

Tak lama berselang, tepatnya Sabtu (11/6) dini hari, insiden kapal kembali terjadi di sekitar perairan Provinsi Kepri. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Republik Indonesia diketahui memberi atensi untuk insiden kapal yang satu ini.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. memerintahkan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban untuk mengawasi serta memeriksa kapal yang mengalami insiden pada Sabtu dini hari (11/6).

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kelas II Tanjung Uban, Capt. Handry Sulfian mengatakan insiden tubrukan terjadi antara TB Bina Marine 59 dan MV Honwin. untuk MV Honwin kembali melanjutkan perjalanannya sesudah kejadian.

“Tidak ada korban jiwa. Semua Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal tersebut selamat,” ujar Capt Handry dikutip dari tribunnewscom (14/6)

Akibat insiden tersebut, tongkang TB. Marine 59 mengalami kerusakan sehingga tongkang tersebut tenggelam separuh badan.

Yang terakhir, KLM Bintang Surya dilaporkan terbakar di sekitar perairan Selat Malaka, Minggu (12/6/2022). Satu orang dilaporkan tewas dari kejadian kebakaran kapal kargo berbahan kayu itu.

Awak kapal sempat meminta bantuan melalui broadcast radio. KRI Lemadang 632 merespon cepat permintaan bantuan itu. Danlanal Tanjungbalai Karimun.

Letkol Laut (P) Joko Santoso mengatakan, kebakaran itu dipacu dari api yang berasal dari bagian palka.

“Api bersumber dari palka hingga akhirnya menghanguskan kapal yang sedang membawa barang yang mudah terbakar,” ujar Letkol Laut (P) Joko Santoso.

korban yang dinyatakan tewas dalam insiden tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, 17 orang ABK kapal tersebut berhasil diselamatkan.

“Korban Abdul Jamal tinggal di Bukit Senang, Kecamatan Karimun. Sehingga setelah proses evakuasi, korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan,” terangnya. (and)

 

 

 

 

 

 

More articles

spot_img

News Update