Saturday, January 15, 2022

Gubernur Ansar Gesa Pelaksanaan Vaksinasi Lansia di Kepri

Must read

Nagoya News, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad didampingi sekretaris tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Kepri M. Darwin on air menyapa masyarakat Kepri di Pro 2 RRI Tanjungpinang dalam acara Lintas Tanjungpinang Pagi dengan tema ‘Percepatan Vaksinasi Lansia di Kepri, Jumat (28/10).

Saat ini, kata Gubernur, Pemerintah Provinsi Kepri sedang menggesa proses vaksinasi bagi lansia. Hal ini berkaitan erat dengan peraturan pemerintah pusat yang mematok minimal vaksinasi bagi lansia di setiap daerah harus mencapai 60 persen untuk mendapatkan hasil assesment harian yang lebih baik.

Gubernur juga menyayangkan, karena, ternyata terkait laporan capaian vaksinasi bagi lansia ada pebedaan data yang sangat mencolok antara ril data di lapangan dengan apa yang diinput di Kemenkes. Dengan adanya perbedaan data tersebut, sehingga mengakibatkan hasil assesment harian di Kepri mengalami penurunan level.

“Secara umum Kapasitas kita (Kepri) sebenarnya sudah di level yang baik pencapaian vaksinasinya. Hanya saja untuk vaksinasi lansia ini agak sedikit berbeda. Untuk assesment harian, capaian vaksinasi lansia diharuskan minimal sudah mencapai 60 persen di dosis I. Dan Kepri berdasarkan data yang kita input sudah mencapai angka itu. Hanya saja data yang diinput di kemenkes mengalami perbedaan. Sehingga laporan assesment harian Covid-19 di Kepri jadi menurun,” kata GUbernur dalam kesempatan ini.

Perbedaan data antara yang diinput oleh petugas di Kepri, kata Gubernur berbeda jauh dengan yang diinput Kemnekes RI.

“Catatan harian kita pencapaian vaksinasi bagi lansia di Kepri untuk dosis I sudah mencapai 65.61 persen, dan untuk dosis II mencapai 46.66 persen. Angka ini jelas sudah memadai atau masuk dalam level baik. Namun di Kemenkes, berdasarkan data yang mereka input, capaian vaksinasi lansia di Kepri baru 52 persen. Akibatnya berdasarkan hasil assesmnet, status kita berubah lagi,” kata mantan anggota DPR RI ini.

More articles

spot_img
spot_img

News Update