Sunday, September 19, 2021

Popularitas Airlangga Hartarto Terus Meningkat Jelang Pemilu 2024

Must read

Nagoya News, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto terus mendapatkan respons positif dari masyarakat terkait peta kontestasi Pemilu 2024. Hasil survei terbaru ada peningkatan popularitas dan elektabilitas dari Airlangga Hartarto.

Direktur Eksekutif Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pengenalan masyarakat terhadap Airlangga Hartarto pada April 2021 berada di angka 25 persen. Popularitas Airlangga memang awalnya rendah karena waktunya habis untuk membantu Presiden Jokowi. Empat bulan berselang, atau memasuki Agustus, ada kenaikan signifikan.

Tingkat kedikenalan Airlangga naik dari 25 persen di bulan April menjadi 33 persen,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk Evaluasi Publik Terhadap Kinerja Penanganan Pandemi, Vaksinasi, dan Peta Elektoral Terkini secara virtual, Rabu (25/8/2021).

Selain popularitas, Indikator juga menemukan ada kenaikan elektabilitas. Pada survei April lalu, misalnya, elektabilitas Airlangga Hartarto baru menyentuh 0,2 persen. Kini, Burhanuddin menjelaskan, menjadi 1,1 persen.

Burhanuddin menilai ada dampak positif dari penggunaan media luar ruang, seperti baliho, yang dilakukan kader dan pengurus Partai Golkar untuk mengenalkan ketua umumnya ke masyarakat.

Menurut Burhanuddin, respons positif masyarakat terkait penggunaan media luar ruang hanya mengarah pada Airlangga. Pasalnya, sentimen berbeda justru berlaku untuk Ketua DPP PDI Perjuangan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Pada survei April, misalnya, elektabilitas Puan berada di angka 1,1 persen. Namun, efek banyaknya sentimen negatif terkait penggunaan media luar ruang, elektabilitas Puan turun menjadi 0,4 persen. Elektabilitas Puan justru lebih tinggi pada bulan April, yakni 1.1%, sebelum dia memasang baliho secara massif. Sementara elektabilitas Muhaimin tidak berbeda sebelum dan sesudah memasang baliho.

Sebaliknya, jelas Burhanuddin, elektabilitas Airlangga justru naik dari 0,2 persen menjadi 1,1 persen. “Ada dampak positif dari pemasangan baliho ke Airlangga Hartarto. Tapi, dampak baliho tidak seragam. Puan dan Muhaimin malah negatif,” ungkap Burhanuddin.

More articles

spot_img
spot_img

News Update