Sunday, September 19, 2021

Tanjungpinang Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas 18-23 Agustus

Must read

Nagoya News, TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang Rahma memastikan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas selama tanggal 18-23 Agustus 2021 berjalan lancar dan sesuai yang diharapkan.

Rahma mengharapkan seluruh kepala sekolah mampu mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan di sekolah dan mengawasi secara penuh peserta didiknya yang belajar tatap muka.

“Saya yakin dan percaya para kepala sekolah telah memiliki sarana prasarana prokes, perlu ditekankan kembali agar peserta didik lebih diperhatikan dan diingatkan terkait prokesnya. jadwal tatap mukanya pun telah diatur 50 persen dari jumlah peserta didik di setiap kelas, semoga ini dapat berjalan dengan baik,” kata Rahma, Jumat.

Rahma juga meminta setiap kelas ada Duta Prokes yang ditunjuk oleh setiap wali kelas agar dapat memberikan pengawasan dan contoh kepada teman-teman sekelasnya.

“Duta Prokes yang ditunjuk oleh wali kelas dapat menjadi pengawas dan contoh bagi teman-teman sekelasnya, mengingatkan agar mematuhi prokes,” ungkapnya.

Selain itu, Rahma megajak semua Kepala SMP/MTs Negeri maupun Swasta dapat bersinergi dan mendukung PTM terbatas ini.

Dia mengakui bahwa dari tujuh kabupaten dan kota di Kepri, hanya Kota Tanjungpinang yang telah melakukan PTM terbatas.

“Meski demikian, saya minta dukungan dan sinergitas dengan para kepala sekolah, sehingga dapat menjadi pelopor dalam suksesnya pelaksanaan PTM tahap awal ini. Nantinya akan dilakukan evaluasi lebih lanjut jika tidak terjadi kendala, semoga saja berjalan dengan baik, sukses dan aman,” ucap Rahma.

Rahma turut menyampaikan seluruh guru yang datang ke sekolah sudah disuntik vaksin. Ia meyakinkan kepada para orang tua bahwa rencana sekolah tatap muka berlangsung sesuai dengan prokes ketat.

“Alhamdulillah seluruh guru sudah dilakukan vaksin, sehingga ini yang menjadi keyakinan kita dan tetap menjaga prokes. Kita berdoa semoga uji coba tatap muka ini dapat berjalan lancar dan tidak ada klaster yang terjadi,” demikian Rahma. (ant)

More articles

spot_img
spot_img

News Update