Wednesday, August 17, 2022

Tak Pakai Masker, Warga Batam Siap-siap Kena Denda Rp250 Ribu

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kota Batam telah membuat draft Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Kota Batam tentang penerapan hukum bagi pelanggar protokol kesehatan menindaklanjuti Inpres nomor 6 tahun 2020.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, substansi dalam Perkada tersebut menyebutkan jenis-jenis sanksi yang akan diterapkan bagi para pelanggar protokol kesehatan, di antaranya sanksi teguran lisan maupun tulisan, sanksi denda, dan sanksi kerja sosial.

Baca juga: Tito Karnavian Ada Tugas Khusus ke Luar Negeri, Mahfud MD Rangkap Mendagri

“Ada sejumlah sanksi, intinya ditujukan bagi yang melanggar penerapan protokol kesehatan,” ujarnya di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (27/8/2020).

Untuk sanksi denda telah ditetapkan dalam draf Perkada yakni minimal Rp 250 ribu dan Rp 500 ribu.

Adapun denda bagi pelanggar protokol kesehatan perorangan dikenakan minimal Rp 250 per orang, sedangkan untuk badan usaha dikenakan denda minimal Rp 500 ribu.

“Kalau untuk badan usaha nanti diklasifikasikan lagi, ada yang usaha kaki lima semisal Rp 500 ribu, yang berbentuk kafe Rp 750 ribu, mal mungkin bisa sampai Rp 1 juta. Tapi ini masih angka misal ya,” kata Amsakar.

Draf Perkada tersebut, menurut Amsakar, sudah diselesaikan oleh tim khusus Pemko Batam sejak Jumat (21/8) lalu, akan tetapi diperlukan saran dan masukan dari jajaran FKPD terkait substansinya.

Tim akan kembali mengkaji ulang draf tersebut dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari FKPD selama perkiraan dua hari ke depan. Setelahnya, apabila sudah final, maka dibutuhkan waktu 1 minggu untuk sosialisasi.

“Setelah satu minggu sosialisasi, barulah kita mulai aksi penerapan peraturan itu,” tegasnya. (arg/kk)

More articles

spot_img

News Update