KPK Akan Awasi Rekam Jejak Calon Kepala Daerah

Must read

JAKARTA, NAGOYAnews.net – Ketua Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan, KPK akan melakukan pengawasan khusus terkait dengan pendanaan pilkada dan rekam jejak bagi para calon kepala daerah. Dia mengatakan hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya korupsi di kemudian hari. Hal itu dikatakan Firli dalam pemaparan Kinerja KPK Semester I Tahun 2020, secara virtual, Selasa, 18 Agustus kemarin.

“Karena kami tidak ingin ada pilkada yang menggunakan dana-dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena pengalaman empiris terjadi, kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah itu karena mahal dan besarnya biaya pilkada,” kata Firli.

KPK, lanjut Firli, juga akan mendatangi langsung calon-calon kepala daerah, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan rapat bersama dengan KPU, Bawaslu, Kemendagri serta partai politik pengusung para calon kepala daerah, secara virtual.

“Kami ingin sampaikan bahwa pilkada bukan tujuan, tapi pilkada adalah sarana memilih para pemimpin yang dipercaya oleh rakyat dengan tidak menggunakan dana atau money politic,” ujar Firli.

Sejumlah partai politik telah mengumumkan pasangan yang akan diusung dalam Pilkada 2020. Namun, sejumlah calon yang diusung partai politik diduga masih bermasalah, seperti di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

More articles

spot_img

News Update