Wednesday, August 10, 2022

Kapal Nelayan Karimun Ditabrak Tanker di Perairan Takong Hiu

Must read

KARIMUN, NAGOYAnews.net – Boat pancung nelayan Kecamatan Tebing nyaris tenggelam ditabrak kapal tanker di Perairan Takong Hiu, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Sabtu (22/8/2020) dini hari.

Boat pancung bermesin 15 PK itu berhasil menghindar dari hantaman kapal tanker, namun gelombang disebabkan kapal menghantam boat pancung nelayan.

Baca juga: Baru Empat Bulan Bebas, Mantan Napi Narkoba Kembali Dijebloskan ke Penjara

Satu nelayan berhasil menyelamatkan diri dengan terjun ke laut, sementara satu lainnya terjatuh di atas boat dan mengalami luka cukup berat.

Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir mengatakan, di atas boat pancung jaring nelayan itu terdapat dua orang warga Kecamatan Tebing. Mereka telah dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun

“Korban dua orang nelayan, mereka telah dievakuasi ke RSBT Karimun untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Kedua nelayan yang berhasil selamat itu atas nama Safi’i (58) dan Aryandi (21). Mereka merupakan warga Dusun Pelambung Desa Pongkar.

Berdasarkan keterangan kedua korban, peristiwa itu terjadi sekira pukul 00.30 WIB. Saat itu, mereka hendak menuju ke Perairan sebelah Barat Takong Hiu untuk menjaring ikan.

“Keduanya warga Pelambung. Mereka saat kejadian itu, ingin menjaring ikan di perairan sebelah Barat Takong Hiu,” katanya.

Saat kejadian itu korban sempat melihat kapal tanker tersebut mengarah ke boat pancung. Menurut keterangan korban, kapal tanker itu diperkirakan menghindar kapal nelayan lainnya sebelum mengarah ke boat pancung miliknya.

“Jadi diperkirakan kapal tanker itu menghindari kapal nelayan lainnya dan berputar haluan. Namun, kapal tanker itu mengarah ke kapal mereka,” katanya.

Kedua nelayan itu sempat menyalakan lampu navigator untuk memberitahu keberadaan mereka. Namun hal itu, tidak terlihat dan kapal tetap berlayar ke arah boat pancung korban.

Namun kapal tanker itu tetap berlayar ke arah boat sehingga menyebabkan gelombang dan menghantam boat pancung tersebut. Akibatnya, nelayan atas nama Safi’i terjatuh dicatas kapal lalu terkena pada dinding kayu boat dan mengalami patah tulang rusuk, sementara nelayan atas nama Aryandi melompat ke laut.

Aryandi berhasil selamat dan kembali ke boat pancung saat keadaan sudah aman. Aryandi kemudian langsung membawa boat tersebut ke darat. “Mereka kemudian sampai di darat dan langsung ke RSBT untuk dilakukan pertolongan medis,” ujarnya. (esp)

More articles

spot_img

News Update