Minta TKA China Dipulangkan, Mahasiswa Demo Kantor Imigrasi Pinang

Must read

PINANG, NAGOYAnews.net – Puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Kepri menggelar unjuk rasa di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Kamis (13/9/2020).

Mahasiswa meminta tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di kawasan Industri Galang Batang, Bintan dipulangkan.

“Menolak kedatangan TKA China demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar salah satu orator saat menyampaikan orasi.

Baca juga: Tak Ada Pasar Domestik, Singapore Airlines Bakal Lama Terjebak Corona

Para mahasiswa menuntut imigrasi untuk membuka data terkait jumlah TKA yang ada di Provinsi Kepri, khususnya PT BAI.

Selain itu, mahasiswa juga meminta imigrasi untuk segera melakukan sidak ke PT BAI.

Kepala Imigrasi Pinang Sudah Sesuai Prosedur

Kepala Imigrasi kelas I Tanjungpinang, Irwanto Suhaili mengatakan, saat para tenaga kerja asing datang ke Tanjungpinang sudah dilakukan pemeriksaan.

“Mereka datang ke Tanjungpinang sesuai dengan prosedur dan mengantongi visa,” katanya.

Lanjutnya, sedangkan pengecekan kesehatan juga sudah dilakukan sebelum datang ke Tanjungpinang.

TKA China ini bekerja sebagai ahli dan dikontrak selama enam bulan. “TKA bekerja sebagai tenaga ahli,” sebutnya.

Menurutnya, masih covid-19 saat ini TKA diberikan izin darurat yang tidak ada batas waktu, hal itu dikarenakan kapal dan negara lain masih menutup diri untuk kedatangan.

“Setelah covid-19 selesai dan transportasi bisa jalan maka izin dicabut,” jelasnya.

Sejauh ini, Irawanto menyebutkan, ada sekitar 800 TKA yang bekerja di PT BAI, apabila izinnya habis maka akan memperpanjang. “Yang baru datang ada sekitar 331 orang TKA,” ujarnya. (esp)

More articles

spot_img

News Update