Digerebek Transaksi Narkoba, Bandar Todong Pistol ke Polisi

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Tim Buser Ditresnarkoba Polda Kepri menangkap sindikat narkoba di kawasan Batuaji dan Sekupang, Rabu (5/8/2020). Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 1.091 gram sabu dan sepucuk senjata api jenis revolver kaliber 38.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal saat Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi tentang peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Batuaji, Kota Batam.

Setelah mendapatkan informasi, tim langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan dua pelaku dengan Inisial AK dan H yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

Baca juga: Anggaran Proyek Lampu Hias Sebaiknya Dialihkan untuk Bantuan Modal UMKM

“Saat akan ditangkap, pelaku AK melakukan perlawanan dengan mengeluarkan dan mengarahkan senpi ini kepada anggota, dengan cepat anggota melakukan penyergapan. Lalu terjadi pergumulan dan anggota berhasil mengamankan pelaku yang tidak sempat menembakan senjata api,” ujarnya didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriadi dan Wadir Reskrimum Polda kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid di Mapolda Kepri, Kamis (6/8/20).

Tim kemudian melakukan penggeledahan terhadap tersangka berinisial H, dan ditemukan dua bungkus barang yang diduga sabu dan senjata tajam jenis badik. Kemudian narkotika jenis sabu tersebut adalah sejenis tawas, dan dari hasil pemeriksaan terhadap inisial AK ditemukan kartu identitas dari salah satu institusi negara yang diduga kartu identitas tersebut palsu. Kedua tersangka lalu dibawa ke Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas kepemilikkan senjata api milik pelaku AK, Ditresnarkoba berkoordinasi dengan Ditreskrimum untuk melakukan ivestigasi dan tindak lanjutnya diserahkan kepada Ditreskrimum Polda Kepri,” kata Harry.

Tidak berhenti sampai disitu, selanjutnya tim opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri yang dipimpin Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriadi melakukan pengungkapan terhadap kepemilikkan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sekupang, dan mengamankan 1.091 gram sabu dari lima tersangka inisial SB, AQ, N, AA dan SI.

Dari barang bukti tersebut benar bahwa itu adalah narkotika jenis sabu dan sudah dilakukan pemeriksaan dari Labfor Cabang Pekanbaru.

“Tersangka yang diamankan di Sekupang modusnya dengan memasukkan sabu ke dalam anus, dan akan dikirim ke Lombok, Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Barang akan dikirim menggunakan kapal barang dan kelima tersangka terlebih dahulu ditangkap di Pelabuhan Beton Sekupang.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (10 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati/pidana seumur hidup. (ger)

More articles

spot_img

News Update