Wednesday, August 10, 2022

Anggaran Proyek Lampu Hias Sebaiknya Dialihkan untuk Bantuan Modal UMKM

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Wakil Ketua Kadin Kepri Bidang Kewirausahaan dan Ekonomi Kerakyatan, Ernawati sangat menyayangkan pembangunan proyek taman dan lampu hias yang dilaksanakan Pemko Batam di tengah pandemi corona saat ini.

Menurut dia, seharusnya Pemko Batam lebih mengutamakan program-program yang menyentuh langsung pada ekonomi kerakyatan melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Tak terbayangkan lagi saat ini bagaimana masyarakat dapat melanjutkan hidup yang hanya mengandalkan gaji suami yang kerja di perusahaan, sementara kita tahu banyak perusahaan yang memutuskan mengurangi tenaga kerja alias dirumahkan,” ujarnya kepada NAGOYAnews.net, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Arif Ingatkan Netralitas ASN Pemprov di Pilkada Kepri

Wali Kota Batam saat ini, sambungnya, dituntut untuk bersikap adil dan jangan karena merasa program sembako sudah terealisasi, sehingga wali kota merasa masyarakat sudah cukup.

Erna menambahkan, sebaiknya anggaran untuk program pemasangan lampu hias dialihkan duhulu ke bantuan modal usaha melalui UMKM. Bantuan modal ini dapat membantu para pelaku UMKM bangkit, dan kembali menjalankan usaha mereka.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah modal usaha untuk melanjutkan hidup, sementara lampu hias belum dibutuhkan. Saya kira Pemko Batam lebih tahulah kondisi masyarakat Batam saat ini,” kata Erna.

Diberitakan sebelumnya, kawasan Laluan Madani salah satu ikon di Kota Batam akan dibangun lampu hias setinggi 10 meter. Pembuatan lampu ini termasuk dalam rencana penataan taman di kawasan yang dulu dikenal dengan nama Simpang Jam.

“Pemko Batam sedang menata taman di Laluan Madani. Mulai dari simpang Laluan Madani sampai ke depan Imperium. Di titik ini akan dibangun lampu hias yang tingginya 10 meter,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Yumasnur, Senin (3/8).

Model lampu hiasnya akan seperti payung besar. Bagian atasnya dirancang berbentuk bulat dengan diameter 8 meter. “Seperti Jewel Changi Airport. Kalau di sana air yang mengalir dari atas ke bawah. Di lampu hias kita ini nanti tidak air, tapi dipasang lampu kecil-kecil. Jadi permainan lampunya yang disuguhkan,” papar Yumasnur.

Proses pembangunan lampu hias ini diperkirakan mulai pada pertengahan atau menjelang akhir Agustus 2020. Butuh waktu sekitar dua bulan untuk menyelesaikannya. “Pasang lampunya ini agak lama karena kita merakit dari lampu-lampu kecil. Perkiraan kita Oktober baru selesai,” ujarnya.

Yumasnur mengatakan penataan taman di kawasan Laluan Madani ini merupakan ide Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Wali Kota ingin agar jalur utama di Jalan Sudirman tersebut tampil cantik.

“Penataan taman ini akan meningkatkan estetika kota sehingga diharapkan akan menjadi lokasi publik yang menarik,” tutur Yumasnur.

Lokasi pemasangan lampu hias ini tepatnya berada di seberang Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam. Berada di sebelah kiri jalan jika kendaraan bergerak dari arah Baloi ke Simpang Kabil. (esp)

More articles

spot_img

News Update