Wednesday, August 17, 2022

Juli 2020, IHK Kota Batam Deflasi 0,17 Persen

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Indek Harga Konsumen (IHK) Kota Batam bulan Juli 2020 menunjukkan deflasi sebesar 0,17 persen.

Deflasi terjadi karena penurunan IHK dari 103,40 di bulan Juni 2020 menjadi 103,22 di bulan Juli 2020. Inflasi tahun kalender (Januari s.d Juli 2020) sebesar -0,28 persen. Inflasi tahun ke tahun (Juli 2020 terhadap Juli 2019) sebesar -0,32 persen.

Baca juga: Nilai Ekspor Batam Juni 2020 Capai US$732,48 Juta

Kota Tanjungpinang (salah satu dari dua kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau) mengalami inflasi sebesar 0,34 persen sehingga inflasi gabungan 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau sebesar -0,11 persen.

“Dilihat dari kelompoknya, deflasi yang terjadi di bulan Juli 2020 ini disebabkan oleh turunnya indeks kelompok transportasi yang turun sebesar 2,05 persen serta kelompok makanan, minuman dan tembakau yang turun sebesar 0,02 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahmad dari rilis yang diterima NAGOYAnews.net, Selasa (4/8/2020).

Sebaliknya terdapat 6 kelompok yang mengalami kenaikan yaitu: perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,86 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,46; kelompok kesehatan naik sebesar 0,14 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan
budaya naik sebesar 0,03 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 0,03 persen; serta kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,01 persen. Sedangkan 3 kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks harga.

Perkembangan IHK Menurut Kelompok Pengeluaran

Dari 370 komoditas yang menyusun inflasi Kota Batam, 94 komoditas mengalami kenaikan harga dan 49 komoditas mengalami penurunan harga.

Deflasi yang terjadi di bulan Juli 2020 ini disebabkan oleh turunnya indeks kelompok transportasi yang turun sebesar 2,05 persen serta kelompok makanan, minuman dan tembakau yang turun sebesar 0,02 persen. Sebaliknya terdapat 6 kelompok yang mengalami kenaikan yaitu:perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,86 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,46; kelompok kesehatan naik sebesar 0,14 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya naik sebesar 0,03 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 0,03 persen; serta kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,01 persen.

“Sedangkan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok pendidikan; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan indeks harga,” katanya.

Deflasi bulan Juli 2020, salah satunya disebabkan karena merebaknya wabah virus corona (Covid-19) dan penerapan social distancing, sehingga perilaku konsumen dalam membeli barang/jasa dan sikap pedagang dalam menetapkan harga pada saat pandemi ini tidak berlaku seperti biasanya. (arg/r)

More articles

spot_img

News Update