Wednesday, August 10, 2022

BTKLPP Batam Kewalahan Terima 800 Sampel Swab dari Pemprov Kepri

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Klas I Batam kewalahan menerima sampel swab dari Pemprov Kepri yang jumlahnya hampir 800 sampel.

Kepala Sub Tata Usaha BTKLPP Batam, Ismail mengungkapkan, pihaknya membutuhkan waktu lama mendapatkan hasil labor sebelum dipublish.

Saat ini kemampuan BTKLPP Batam dalam melakukan proses pemeriksaan sampel baru 200 sampel per hari dengan dua tenaga analis. Untuk itu, Pemprov Kepri telah mengirim 4 orang analis untuk membantu ke BTKLPP Batam.

Baca juga: Juli 2020, IHK Kota Batam Deflasi 0,17 Persen

“Selanjutnya dengan bantuan empat tenaga analis dari Kepri ini, kami targetkan satu hari bisa dikeluarkan 200 hasil pemeriksaan sampel. Selain itu kita akan lembur juga,” jelas Ismail.

Sebagian sampel swab saat ini proses pemeriksaannya juga telah dibantu RSKI Galang. Untuk Selasa (4/8/2020) ini, RSKI meminta 150 sampel test swab dari BTKLPP Batam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri TS Arif Fadillah yang melakukan peninjauan di BTKLPP Klas I Batam mengatakan, dirinya diperintah Gubernur Kepri Isdianto untuk melihat ke lapangan proses pelaksanaan swab.

“Saya meninjau langsung keberadaan BTKLPP dan RSKI. Menanyakan langsung proses pemeriksaan tes swab dan kendala apa yang dialami,” ujarnya.

Menurut Arif, perintah Gubernur tersebut dikeluarkan berkaitan lamanya hasil pemeriksaan test swab klaster walpri Gubernur yang mencapai lima hari.

Tidak itu saja, Arif juga meminta bantuan dan perhatian penuh dari BTKLPP Batam untuk membantu Kepri dalam mempercepat proses pemeriksaan sampel swab sehingga bisa dituntaskan dalam waktu 2 atau 3 hari.

“Pemprov Kepri mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan perhatian BTKL dalam melakukan proses pemeriksaan sampel swab masyarakat Kepri. Maka itu kedatangan saya juga menanyakan apa yang menjadi kendala BTKL sehingga bisa dibantu pemprov,” tambah Arif.

Untuk kendala tenaga analis, tambah Arif, Kepri telah mengirim 4 orang analis ke BTKL. Sementara untuk kendala dana, Kepri telah menyiapkan bantuan yang dibutuhkan. Termasuk menambah insentif bagi tenaga analis yang lembur.

Setelah dari BTKLPP Batam, Arif melanjutkan peninjauan ke RSKI Galang. Di sana Arif disambut Kepala RSKI Galang, Kolonel (CHK) Khairul Ikhsan Nasution dan langsung di bawa berkeliling area ruang isolasi dan labor pemeriksaan swab.

Hal yang sama juga disampaikan Sekda Arif, agar RSKI membantu Pemprov Kepri mempercepat proses pemeriksaan test swab Kluster Walpri Gubernur.

“Kami mau mengetahui secepatnya hasil tes keluar supaya Pemprov Kepri bisa melakukan kebijakan selanjutnya. Saat ini, kami juga telah menyiapkan beberapa tempat untuk isolasi,” terang Arif.

Kolonel Khairul menyatakan, RSKI siap membantu Pemprov Kepri secara penuh. Dan itu dibuktikan telah dimintanya 150 sampel ke BTKLPP untuk diperiksa di RSKI.

“Bahkan kami telah persiapkan 100 tempat tidur sebagai antisipasi apabila di Tanjungpinang dikirim ke sini,” tegasnya. (arg)

More articles

spot_img

News Update