Akhirnya, Rudi Jalani Tes Swab Corona

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menjalani tes swab Covid 19, Senin (3/8/2020).

Tes swab dilakukan Rudi untuk memastikan kondisi kesehatannya pasca Gubernur Kepri Isdianto dinyatakan positif corona. Rudi menjadi salah satu pejabat di Kepri yang bertemu dengan Isdianto saat prosesi tepuk tepung tawar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (28/7/2020).

“Iya (sudah menjalani tes swab). Tunggu hasilnya,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan aplikasi, dilansir dari antara.

Sebelumnya, Gugus Tugas Covid 19 Kepri mengimbau Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan rombongan yang mengikuti berbagai kegiatan Gubernur Kepri Isdianto melakukan tes swab untuk memastikan tertular corona atau tidak.

Humas Gugus Tugas Covid 19 Kepri Iskandar Zulkarnaen mengatakan, hal ini merupakan strategi penanggulangan yang dikenal dengan istilah Active Case Finding atau upaya secara aktif menemukan kasus atau mengisolasi mereka.

Strategi ini, sambungnya, berbeda dengan penelusuran yang mendasari hanya pada kontak langsung. Pola penelusuran yang mendasari pada kontak langsung disebut dengan istilah Passive Case Finding.

Imbauan ini pula meluruskan pernyataan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam Didi Kusmarjadi sebelumnya yang menegaskan Wali Kota Batam Muhammad Rudi tidak perlu diambil sample swab dengan metode polymarase chain reaction (PCR).

“Kami mencermati situasi yang terjadi baru-baru ini. Ada kekeliruan yang harus diluruskan untuk kepentingan yang lebih luas. Apa yang dikatakan Kadinkes Batam itu lebih pada pola passive case finding. Provinsi melakukan sebaliknya, lebih agresif, yakni active case finding,” ujarnya.

Seharusnya tidak ada alasan untuk Rudi dan rombongan Pemko Batam tidak melakukan tes swab, terutama bagi yang kontak langsung dengan Gubernur Kepri Isdianto yang positif corona.

Apalagi salah satu cara saat ini untuk mengetahui apakah seseorang mengidap covid 19 atau tidak hanya melalui tes swab. (ger)

Sumber: antara

More articles

spot_img

News Update