Wednesday, August 10, 2022

Kadin Kepri Minta BBK Murah Masuk Agenda Ekonomi Pemerintah Pusat

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Kadin Kepri meminta pemerintah pusat memasukkan program Batam, Bintan dan Karimun (BBK) Murah masuk dalam agenda pemerintah dalam menarik investasi perusahaan Amerika dan Jepang yang akan hengkang dari China.

Ketua Kadin Kepri, Maruf Maulana mengatakan, Kadin Kepri bersama produk investasinya BBK MURAH akan melaporkan ke Presiden Jokowi serta Menko Perekonomian Airlangga Hartanto.

“Kadin Kepri meminta pada Presiden Jokowi dan Menko Perekonomian agar produk investasi BBK Murah ini di-endorse menjadi proyek nasional,” ujarnya, Sabtu (1/8/2020).

Baca juga: Hasil Tes Swab, Gubernur Kepri Isdianto Positif Corona

Menurut dia, program BBK Murah ini merupakan salah satu program ekonomi tepat guna, dalam memulihkan perekonomian di tengah pandemi saat ini.

“Program BBK Murah ini merupakan stimulus membangkit ekonomi pasca pandemi,” ujarnya.

Kekuatan program BBK Murah adalah memberikan sewa lahan gratis selama 5 tahun bagi pemodal. Saat ini tersedia 30 hektare lahan siap bangun di salah satu kawasan industri di Batam.

Kadin Provinsi Kepri menargetkan ada sekitar 1.000-3.000 hektare lahan siap bangun di BBK untuk para investor dari berbagai sektor industri.

Kadin Provinsi Kepri juga telah mempersiapkan serangkaian program promosi BBK Murah, di antaranya menyiapkan website untuk pemasaran, brosur dan material promo, serta rencana roadshow ke Amerika Serikat dan Jepang. Selain itu telah menyurati mitra Kadin di dua negara tersebut untuk memfasilitasi rencana menjemput calon investor yang relokasi dari China. (arg)

More articles

spot_img

News Update