Wednesday, August 17, 2022

Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi, Calon Kepala Daerah Ditantang Kontrak Politik Ekonomi

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau mengimbau para calon kepala daerah yang akan bertarung pada kontestasi Pilkada 2020 mendatang untuk serius menyusun konsep pembangunan ekonomi pasca Covid 19.

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Luar Negeri Kadin Provinsi Kepulauan Riau, Mulyana Aling mengatakan, ke depan masyarakat dan pengusaha membutuhkan calon-calon kepala daerah yang langsung konsen dan fokus tentang konsep-konsep ekonomi.

Baca juga: Kapolsek Kundur Meninggal Dunia Terpapar Corona

“Karena kita sama-sama ketahui semua negara mengalami krisis ekonomi. Jadi calon kepala daerah harus bisa membuat secara nyata konsep ekonominya, bahkan kalau perlu dipertegas kembali kontrak politik ekonominya bersama Kadin,” ujarnya, Kamis (30/7/2020).

Melalui kontrak politik tersebut didapat target recovery ekonomi butuh berapa tahun untuk kembali normal, dan membantu dunia usaha untuk mendapatkan suntikan modal kerja.

Seperti diketahui, proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional hingga akhir tahun nanti bakal melambat dan bahkan mencapai angka negatif.

“Kondisi yang sama juga bakal dihadapi oleh Kepri akibat berbagai indikator ekonomi yang terkontraksi negatif akibat virus corona. Ini harus dipikirkan bersama termasuk oleh calon kepala daerah yang nanti akan bertarung dalam Pilkada 2020 mendatang,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh stakeholder baik kepala daerah incumbent maupun calon kepala daerah untuk mulai serius menyusun konsep pembangunan ekonomi pasca Covid di Provinsi Kepulauan Riau, dengan mulai melakukan pemetaan peluang dan ancaman sampai dengan tahun depan.

Kadin Provinsi Kepri mengkhawatirkan konsentrasi masyarakat terhadap pilkada ini berpotensi melupakan upaya pemulihan ekonomi Kepri yang kian terpuruk. Pilkada 2020 nanti harus menjadi pendorong bagi seluruh calon kepala daerah untuk memiliki konsep pemulihan dan kebangkitan ekonomi Kepri pada 4 tahun ke depan.

More articles

spot_img

News Update