Wednesday, August 17, 2022

Oknum Pegawai BP Batam Kena OTT Pemalsuan Faktur Lahan

Must read

 

BATAM, Nagoyanews.net – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri melakukan operasi tangkap tangan (OTT) oknum pegawai BP Batam berinisial AL terkait pemalsuan faktur pembayaran uang wajib tahunan (UWT), Selasa (28/7/2020) sore.

Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto yang dikonfirmasi, membenarkan upaya OTT tersebut, dan AL sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda Kepri.

“Pelaku (AL) diamankan di salah satu bank di bilangan Jodoh,” ujarnya, Rabu (29/7/2020).

Dalam OTT tersebut tim dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan A Rasyid.

AL merupakan oknum pegawai BP Batam yang bekerja di bagian pemadam kebakaran (Damkar).

Hasil pemeriksaan awal, AL diketahui telah melakukan pemalsuan dokumen yakni menerbitkan dan memberikan faktur palsu pembayaran UWT kepada seseorang berinial LA. Di mana dokumen itu untuk transaksi lahan di Tanjunguncang.

“Rencananya akan ada mau jual beli lahan, antara LA dengan pihak PT Eva,” katanya.

LA mengaku mendapatkan faktur itu dari AL dan dia tidak mengetahui bahwa faktur itu adalah palsu.

Dari barang bukti terlihat bahwa pelaku telah memalsukan nomor faktur dan nomor id lokasi. Sementara untuk stempel itu diambil dari BP Batam dan berdasarkan pengakuan AL, stempel tersebut diambil pelaku sendiri.

“Kasusnya masih kami kembangkan, tim sedang berada di lapangan untuk melakukan pengembangan dan mencari beberapa orang lainnya. Bahkan kuat dugaan juga ada faktur palsu lainnya yang beredar,” kata Arie. (arg)

More articles

spot_img

News Update