Bos Man City Tak Senang pada Guardiola Gegara Gelar Juara Lepas

Must read

MANCHESTER, NAGOYAnews.net – Di musim ini Manchester City gagal menyaingi Liverpool sehingga kehilangan gelar juara liga. Pep Guardiola mengakui, bos City tidak senang dengan hasil itu.

The Citizens selalu sukses membawa pulang mahkota juara Premier League dalam dua musim terakhir. Namun di 2019/2020, City mesti merelakan piala melayang ke Liverpool usai tercecer jauh dalam persaingan.

Baca juga: Truk Pengangkut Bata Tabrak Avanza di Tembesi, Ini Penampakannya

Sampai pekan ke-35, si Manchester Biru sudah mendulang 72 poin hasil 23 kemenangan dan sudah menelan sembilan kekalahan. City tertinggal 21 poin dari Liverpool, yang meraup 30 kemenangan dan hanya dua kali kalah.

“Saya akan membela klub saya, dan saya kritis dengan klub saya,” Manajer City itu mengungkapkan dilansir Standard. “Secara internal, ketika saya tidak menyukai sesuatu, saya bilang kepada pimpinan.”

“Pimpinan saya memang tidak senang dengan saya. Kami finis 21 atau 23 poin di belakang Liverpool. Dia tidak senang dengan saya, tapi kami berdiskusi secara internal untuk mencoba dan melakukan yang lebih baik pada musim berikutnya, untuk meyakinkan mereka, tapi selalu di atas lapangan.”

Di sepanjang musim ini, City minim belanja usai mendatangkan Rodri dan Joao Cancelo. City kalah dalam persaingan mendapatkan beberapa pemain potensial seperti Harry Maguire, yang akhirnya diboyong Manchester United.

Baca juga: Warga Punggowo Siap Menangkan Soerya-Iman di Pilkada Kepri

Untuk tampil lebih baik di 2020/21, Guardiola menginginkan dukungan klub untuk merekrut pemain-pemain top. Kabarnya, Guardiola mengincar Kalidou Koulibaly (Napoli) di posisi bek tengah dan Ben Chilwell (Leicester City) di posisi bek kiri.

“Kami punya banyak uang, tapi kami menginginkan Alexis Sanchez dan kami tidak mampu. Kami menginginkan Harry Maguire tapi kami tidak mampu. Kami tidak bisa membayar seperti yang dibayarkan United. Kami memang punya uang tapi klub lain juga memilikinya,” sambung Guardiola.

“United dengan Sir Alex Ferguson menghabiskan banyak uang untuk selalu berada bisa bersaing, seluruh klub, kalau Anda ingin terus di atas, kalau Anda tidak melakukannya makan akan lebih sulit. Karena menjadi seorang manajer bagus seperti saya, saya tidak cukup bagus tanpa pemain-pemain bagus juga. Tidak mungkin,” simpul dia. (esp)

Sumber: detik.com

More articles

spot_img

News Update