AS Tolak Klaim China di Laut Natuna Utara, China Panas

Must read

BEIJING, NAGOYAnews.net – China menegaskan bahwa penolakan Amerika Serikat terhadap klaim Beijing di Laut Natuna Utara berpotensi memicu ketegangan di wilayah tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Kedutaan besar China di AS pada Selasa pagi dengan perlawanan.

China menganggap pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri AS menentang upaya China dan negara-negara ASEAN untuk menjaga stabilitas dan perdamaian Laut Natuna Utara.

Menurut kedutaan China, AS secara sembrono memutarbalikkan fakta objektif di Laut Cina Selatan dan Konvensi PBB tentang Hukum Laut UNCLOS.

Baca juga: Semakin Mesra, Isdianto-Suryani Kunjungi SMA di Batam

“Mengubah Laut Natuna Utara menjadi situasi yang tegang, memprovokasi hubungan China dengan negara-negara kawasan, dan menuduh China secara tidak masuk akal. China sangat menentang hal ini,” kata pernyataan kedubes China seperti dikutip dari CNBC, Selasa (14/7).

Sebelumnya AS menyatakan klaim China terhadap Laut Natuna Utara sebagai tindakan yang ilegal, terutama wilayah yang tumpang tindih dengan sejumlah negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyatakan AS menolak klaim sepihak China terhadap zona ekonomi eksklusif (ZEE) di lepas pantai Natuna, Indonesia.

“Amerika Serikat memperjuangkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata Pompeo, Senin (13/7) dalam sebuah pernyataan di situs web Kementerian Luar Negeri.

“Kami ingin memperjelas bahwa klaim Beijing atas sumber daya alam di Laut Natuna Utara sepenuhnya ilegal, merupakani kampanye penindasan untuk mengendalikannya.”

More articles

spot_img

News Update