Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pendemi, Begini Panduannya

Must read

JAKARTA, NAGOYAnews.net – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa mengenai salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban di masa pandemi Covid-19. Fatwa yang ditandatangani pada 6 Juli 2020 itu menyatakan pelaksanaan salat Idul Adha di tengah wabah virus corona mengikuti ketentuan fatwa MUI sebelumnya saat penyelenggaraan Idul Fitri.

Sementara poin lain panduan menyinggung soal pelaksanaan penyembelihan kurban yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan keluasan waktu selama empat hari sejak 10 Dzulhijah atau 31 Juli 2020.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam mengatakan jelang hari raya umat Islam ini diperlukan panduan khusus agar beribadah aman dari penularan virus corona tetapi juga sesuai kaidah hukum agama.

Baca juga: Gerebek Gudang di Batam, Polda Kepri Sita 2.389 Ponsel Black Market

“Fatwa ini dibahas dan ditetapkan untuk memastikan pelaksanaan salat Idul Adha dan ibadah kurban sesuai ajaran agama dan tetap menjaga keselamatan, menjaga protokol kesehatan agar tidak berpotensi menyebabkan penularan Covid-19,” kata Asrorun kepada CNNIndonesia.com, Jumat (10/7/2020).

MUI menyatakan, penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi Covid-19 ini harus tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah dan meminimalkan potensi penularan.

Adapun panduan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 2020 di masa pandemi Covid-19 sebagai berikut:

1. Pihak yang terlibat dalam proses penyembelihan saling menjaga jarak fisik (physical distancing) dan meminimalisir terjadinya kerumunan.

2. Selama kegiatan penyembelihan berlangsung, pihak pelaksana harus menjaga jarak fisik (physical distancing), memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun selama di area penyembelihan, setiap akan mengantarkan daging kepada penerima, dan sebelum pulang ke rumah.

3. Penyembelihan kurban dapat dilaksanakan bekerja sama dengan rumah potong hewan dengan menjalankan ketentuan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 12 Tahun 2009 tentang Standar Sertifikasi Penyembelihan Halal.

More articles

spot_img

News Update