Wednesday, August 17, 2022

Geruduk Kantor Disdik Kepri, Mahasiswa Sebut Ada Indikasi Korupsi Proyek Pengadaan Laptop

Must read

PINANG, NAGOYAnews.net – Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Pemerhati Kebijakan (FMPK) berunjuk rasa di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Selasa (7/7).

Dalam aksinya, mahasiswa meminta kejelasan kepada Disdik Kepri terkait dugaan mark up pengadaan laptop tahun 2019, dan tidak ada transparan dalam penyaluran laptop sebanyak 2.400 unit.

Baca juga: Pastikan Bebas Corona, Petugas Coklit Pilkada Karimun Jalani Rapid Tes

“Dari nilai anggaran itu sangat tidak masuk akal dan spesifikasinya tidak sesuai. Diduga adanya indikasi korupsi,” kata Korlap FMPK, Ramadhani.

Mahasiswa melakukan penyataan sikap mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepri untuk segera mengusut tuntas dugaan mark-up pengadaan laptop tahun anggaran 2019 di Disdik Kepri, serta meminta Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Kejati Kepri mengkroscek kebenaran dari jumlah laptop yang beredar di seluruh provinsi Kepri sesuai dengan jumlah kapasitas dari pengadaan tersebut.

“Besar dugaan kami adanya tindak pidana korupsi,” sebutnya.

More articles

spot_img

News Update