BBK Murah, Jurus Jitu Kadin Kepri Sambut Relokasi Perusahaan Asing ke Indonesia

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Pemerintah pusat menyatakan saat ini ada 136 perusahaan asing yang berpeluang pindah atau relokasi dari negara lain ke Indonesia, menyusul 7 perusahaan yang sudah masuk lebih dulu.

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Luar Negeri Kadin Kepri, Mulyana Aling mengatakan, Kadin Kepri akan menjadikan Provinsi Kepri menjadi salah satu daerah tujuan perusahaan asing yang merelokasi usahanya di Indonesia.

Salah satunya melalui program yang baru diluncurkan Kadin Kepri BBK (Batam, Bintan dan Karimun) Murah. Kekuatan program BBK Murah adalah memberikan sewa lahan gratis selama 5 tahun bagi pemodal. Saat ini tersedia 30 hektare lahan siap bangun di salah satu kawasan industri di Batam.

Kadin Provinsi Kepri menargetkan ada sekitar 1.000-3.000 hektare lahan siap bangun di BBK untuk para investor dari berbagai sektor industri.

“Kadin Kepri akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat, dan akan menyurati Presiden dan BKPM untuk bisa mengalihkan investasi ke Batam,” ujarnya, Kamis (2/7/20200.

Baca juga: Omzet Turun Drastis, Pengusaha Kapal Sambut Positif Rencana Dibuka Kembali Pelayaran Internasional

Menurut dia, karena Batam dari zaman Kepala BP Batam BJ habibie sudah dikondisikan menjadi kota industri dan Batam lebih siap secara infrastrutur. Dibandingkan kawasan industri lain di Indonesia, BBK jelas lebih siap dengan beragam kelebihan yang tidak dimiliki daerah lain.

“Dan kesiapan-kesiapan yang lainnya tentunya Kepri harus menyiapkannya, jangan sampai jadi penonton,” katanya.

Kadin Provinsi Kepri juga telah mempersiapkan serangkaian program promosi BBK Murah, di antaranya menyiapkan website untuk pemasaran, brosur dan material promo, serta rencana roadshow ke Amerika Serikat dan Jepang. Selain itu telah menyurati mitra Kadin di dua negara tersebut untuk memfasilitasi rencana menjemput calon investor yang relokasi dari China.

More articles

spot_img

News Update