Wednesday, August 10, 2022

Kasus Kontainer Tekstil Impor, Kejagung Periksa Kepala Bea Cukai Batam

Must read

JAKARTA, NAGOYAnews.net – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI memeriksa Kepala Bea Cukai Batam Susila Brata sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi impor 27 kontainer tekstil.

Selain tiga pejabat Bea Cukai Batam yang telah ditetapkan menjadi tersangka, Kejagung masih membidik pejabat lainnya yang diduga terlibat dalam pelanggaran kewenangan dan manipulasi dokumen ekspor-impor produk bahan tekstil dari China.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono mengatakan, penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung saat ini juga tengah fokus dalam pemeriksaan ulang terhadap tiga tersangka sebelumnya.

Baca juga: Diperiksa DKPP, KPU dan Bawaslu Batam Bantah Aduan Tim Zukriansyah-Eka Anita Diana

Ketiga tersangka yakni Haryono Adi Wibowo selaku Kepala Seksi Pelayanan Pabean dan Cukai (PPC) I KPU Bea dan Cukai Batam, Kamariddin Siregar selaku Kepala Seksi PPC II KPU Bea dan Cukai Batam dan Dedi Aldrian selaku Kepala Seksi PPC II KPU Bea dan Cukai Batam.

“Topik pemeriksaan masih sama, mengumpulkan bukti tambahan. Tak menutup kemungkinan ada tersangka tambahan,” ujarnya, Rabu (1/7/2020).

Kepada masing-masing tersangka, sambungnya, diajukan berbagai pertanyaan seputar jenis tekstil yang diimpor, syarat dan prosedur impor, ketentuan dan mekanisme yang berlaku, serta bagaimana proses yang dilakukan para tersangka bersama pengusaha atau importir tekstil tersebut.

“Penyidik menyelidiki alur proses impor tekstil yang melibatkan para tersangka,” kata Hari.

More articles

spot_img

News Update