Wednesday, August 10, 2022

Diperiksa DKPP, KPU dan Bawaslu Batam Bantah Aduan Tim Zukriansyah-Eka Anita Diana

Must read

JAKARTA, NAGOYAnews.net – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa tujuh penyelenggara pemilu Kota Batam dalam sidang pemeriksaan perkara nomor 58-PKE-DKPP/VI/2020 pada Selasa (30/6/2020), pukul 10.00 WIB.

Tujuh penyelenggara pemilu Kota Batam tersebut berstatus sebagai Teradu I sampai VII, antara lain Herrigen Agusti, William Seipattiratu, Martius, dan Jernih Millilyati Siregar (Ketua dan Anggota KPU Kota Batam), serta Syailendra Reza, Nopialdi, dan Helmy Rachmayani (Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Batam).

Perkara ini diadukan oleh Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Batam, Zukriansyah dan Eka Anita Diana, yang memberikan kuasa kepada Abdul Rachman.

Baca juga: Modus SIM Swap Fraud, Sindikat Tipu Sana Sini Bobol Rekening Rp415 Juta

Dalam pokok aduan, Teradu I, II, III, dan IV disebut Pengadu tidak melakukan pemeriksaan dan penghitungan dokumen syarat dukungan B.1.1-KWK perseorangan. Secara sepihak sepihak mengeluarkan berita acara penolakan No: 23/PP.02.2-BA/ KPU/11/2019 terhadap syarat dokumen yang diserahkan Pengadu.

“Dokumen syarat dukungan (B.1.1-KWK) dalam 12 box sama sekali tidak disentuh oleh Teradu, langsung melakukan penolakan. Jumlah dokumen syarat dukungan telah sesuai dengan dokumen yang kami input dalam SILON (Sistem Informasi Pencalonan Pemilu),” kata Abdul Rachman.

Abdul Rachman mengatakan jumlah dokumen syarat dukungan B.1.1-KWK yang dibawa Pengadu sebanyak 52.800 yang berasal dari 12 kecamatan di Kota Batam. Angka tersebut lebih dari batas syarat dukungan sebanyak 48.816.

More articles

spot_img

News Update