Menteri ESDM Kurangi Subsidi Listrik Tahun Depan

Must read

JAKARTA, NAGOYAnews.net – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengajukan anggaran untuk subsidi listrik sebesar Rp50,47 triliun hingga Rp54,55 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021. Angka tersebut turun dibandingkan anggaran subsidi listrik pada tahun ini yang senilai Rp54,79 triliun

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, ada beberapa pertimbangan dari usulan subsidi listrik ini. Pertama adalah menyesuaikan dengan nilai tukar mata uang yang dipatok sebesar Rp13.700 hingga Rp14.900 per USD.

Baca juga: Jokowi Minta Terobosan Baru untuk Percepat Penanganan Pandemi

Selain itu, usulan subsidi listrik ini juga mempertimbangkan harga minyak mentah di Indonesia (ICP). Adapun ICP pada RAPBN 2021 sendiri dipatok sebesar USD42 hingga 45 per barel per hari.

“Walaupun tahun 2021 tidak ada pencabutan subsidi listrik, usulan subsidi pada RAPBN sebesar Rp50,47-Rp54,55 triliun dengan asumsi nilai tukar dolar Rp13,700 sampai 14.900 per dolar dan ICP USD 42-45 per barel,” ujarnya dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Senin (29/6/2020).

More articles

spot_img

News Update