Wednesday, August 10, 2022

Dihantam Pandemi, 1.305 UMKM Batam Gulung Tikar

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Pandemi Corona menghantam seluruh sektor perekonomian di Batam. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi paling terpukul. Tercatat ada sebanyak 1.305 UMKM di Batam terpaksa gulung tikar.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Mikro (KUKM) Kota Batam, Suleman Nababan mengatakan, UMKM tidak mampu bertahan karena menurunnya daya beli masyarakat dan keterbatasan bahan baku.

“Keterbatasan aktivitas mereka berjualan karena social distancing juga membuat mereka tidak bisa kembali berjualan,” ujarnya, Rabu (24/6/2020).

Saat ini, katanya, omset UMKM hanya Rp113 miliar dari target yang sudah ditetapkan sebesar Rp355 miliar.

“Dampaknya besar untuk mereka, sekarang tidak bisa bayar karyawan, mereka tinggal sendiri berdagang,” katanya.

Pihaknya sedang mendata pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 di Kota Batam. Saat ini sudah terdata sebanyak 2.355 UKM yang berada di 10 kecamatan.

“Mereka yang terdata dan terdampak covid-19 ini nantinya akan didorong untuk memperoleh stimulus dari pemerintah pusat. Sehingga bisa kembali melanjutkan usahanya,” ujarnya. (esp)

More articles

spot_img

News Update