Wednesday, August 10, 2022

Dapatkan Dana PEN, FORPPI Batam Siap Bantu Pemprov Kepri Data Pelaku UMKM

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) Kota Batam meminta Pemprov Kepri secepatnya mendata para pelaku UMKM untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Bantuan program PEN ini diharapkan menjadi stimulus untuk mengangkat perekonomian, terutama bagi pelaku UMKM agar tidak kembali jatuh akibat pandemi covid 19.

Program PEN tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang disahkan pada 11 Mei 2020.

Melalui aturan tersebut, pemerintah akan memberikan dukungan pada dunia usaha. Salah satunya, dukungan fiskal untuk mendukung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui stimulus kredit UMKM.

Sebagai dukungan bagi UMKM, pemerintah akan memberikan subsidi bunga dengan alokasi dana mencapai Rp34,15 triliun. Pemerintah juga akan berusaha untuk mendorong kredit modal kerja baru, terutama untuk UMKM di tahun 2020 ini dengan anggaran mencapai Rp125 triliun.

“Kami meminta Gubenur untuk secepatnya mendata dan kami akan memberi nama-nama anggota pelaku UMKM. Kami memberikan acungan jempol apabila ini cepat dibantu, dan dilaksanakan bantuan modal kerja pelaku UMKM,” kata Ketua FORPPI Kota Batam, Muhammad Noer, Jumat (12/6/2020).

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima saat ini Pemprov Kepri sedang mengkaji untuk membantu para pelaku UMKM mendapatkan bantuan, hal ini sangat luar biasa karena ini sebagai bukti pemerintah hadir membantu masyarakatnya mengangkat kembali perekonomian yang menurun drastis di tengah pandemi corona.

Berdasarkan data yang tercatat di ODS (Online Data Sistem) Kementerian Koperasi dan UMKM pada 2020 ini, jumlah UMKM di Kepri ada sebanyak 106.441 unit. Dengan perincian sebanyak 81.575 unit ada di Batam, 19.857unit di Tanjungpinang, 121unit di Kabupaten Anambas, 3.052 unit di Kabupaten Lingga, 356 unit di Kabupaten Natuna, 1.107 unit di Kabupaten Bintan, dan 373 unit UMKM di Kabupaten Karimun.

“Kami berharap secepatnya bisa teralisasi karena modal kerja mereka (pelaku UMKM) benar-benar sudah habis dibuat kebutuhan sehari, karena tak berjualan di saat pendemi,” katanya.

FORPPI siap membantu dan menjadi fasilitator para pelaku usaha mikro yang menjadi anggota FORPPI. “Mudah-mudahan Pemprov Kepri tidak berjanji untuk membantu pelaku usaha mikro,” kata Noer. (arg)

More articles

spot_img

News Update