Wednesday, August 17, 2022

Sudah Sembuh, ASN di Batam Kembali Tertular Covid 19

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Pasien positif covid 19 di Batam bertambah empat orang, Kamis (11/6/2020) dan kini menjadi total 169 orang. Hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan temuan kasus baru dan pengembangan dari tracing closes contact yang terus berlangsung.

Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini adalah 4 (empat) orang warga Kota Batam yang terdiri dari 2 (dua) orang laki-laki dan 2 (dua) orang perempuan. Dari empat pasien baru ini, satu di antaranya merupakan seorang pasien corona yang sudah dinyatakan sembuh namun kembali tertular (re-infeksi).

Pasien ini seorang laki-laki berinisial I (52), PNS instansi vertikal Kementerian Kesehatan RI, warga Perumahan Kompleks Baloi Kesehatan. Hal ini merupakan kasus baru re-infeksi Covid-19 nomor 166 Kota Batam.

“Sebelumnya ia merupakan kasus terkonfirmasi nomor 23 yang sudah dinyatakan sembuh pada tanggal 21 April 2020 lalu,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Batam, Kamis (11/6/2020).

Pasien ini juga telah selesai menjalankan isolasi mandiri pasca dinyatakan sembuh selama 14 (empat belas) hari.

Berdasarkan hal tersebut terhitung mulai tanggal 06 Mei 2020 yang bersangkutan telah kembali beraktifitas seperti biasa di Kantornya di kawasan Batuampar, Kota Batam. Pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan perjalanan dinas ke Tanjung Balai Karimun dan kembali ke Batam pada tanggal 30 Mei 2020.

Pada tanggal 09 Juni 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT di kantornya yang hasilnya diperoleh “IgG Reaktif dan IgM Non Reaktif” yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab tenggorokan dengan hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Selanjutnya seorang laki-laki berinisial AS (42) pedagang Pasar Toss. 3000 Jodoh, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 167 Kota Batam.

Yang bersangkutan adalah rekan sesama pedagang dengan terkonfirmasi nomor 151. Pada tanggal 28 Mei 2020 Tim Penanganan Covid-19 Lubuk Baja melakukan RDT secara random/acak bagi para pedagang dan diperoleh hasil yang bersangkutan non reaktif, namun mengingat yang bersangkutan merupakan close contact dengan temannya yang terkonfirmasi tersebut maka selanjutnya diedukasi untuk melaksanakan karantina mandiri di rumahnya.

Kemudian pada tanggal 04 Juni 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan pertama dimana hasilnya diketahui pada tanggal 09 Juni 2020 dengan terkonfirmasi negatif. Sehari sebelum diterimanya hasil swab pertamanya, yaitu pada tanggal 08 Juni 2020 telah dilakukan kembali pengambilan spesimen untuk pemeriksaan swab tenggorokan yang kedua dimana hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Selanjutnya seorang perempuan berinisial I (50), guru ASN SDN Batam Kota, warga Perumahan Baloi Ditpam OB dan merupakan kasus baru Covid-19 nomor 168 Kota Batam. Yang bersangkutan pada tanggal 04 Juni 2020 berobat ke UGD salah satu RS Swasta di kawasan dekat tempat tinggalnya dengan tentang warga Batam terkonfirmasi positif Covid 19 nomor 166 dan 169.

Sesuai dengan hasil pemeriksaan diagnostic tersebut maka oleh dokter pemeriksa ditetapkan sebagai PDP dan harus menjalani rawat inap di ruang isolasi rumah sakit tersebut. Dengan kondisi demikian maka dilakukan tindakan pemeriksaan lebih lanjut dengan pengambilan swab tenggorakan pertama pada tanggal 05 Mei 2020 yang hasilnya diketahui pada tanggal 09 Mei 2020 dengan terkonfirmasi negatif dan selanjutnya diikuti juga dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang kedua pada keesokan harinya tanggal 06 Mei 2020 dimana hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Dan terakhir perempuan berinisial M (57), penjual jamu gendong warga ruli Muara Takus, Seraya dan merupakan kasus baru covid 19 nomor 169 Kota Batam, yang merupakan teman satu kost dari terkonfirmasi positif nomor 161.

Berdasarkan hasil pemeriksaan diagnostic tersebut maka oleh dokter pemeriksa ditetapkan sebagai PDP dan harus menjalani rawat inap diruang isolasi rumah sakit tersebut. Kemudian pada keesokan harinya tanggal 08 Juni 2020 dilakukan tindakan pemeriksaan lebih lanjut dengan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif. (arg)

More articles

spot_img

News Update