Pak Wali Bilang Batam Tak Terapkan New Normal, Tapi Aturan Protokol Baru

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, Batam tak akan menerapkan new normal seperti gencar diberitakan dalam pemberitaan selama ini, yang akan diberlakukan pada 15 Juni 2020 mendatang.

“Batam tidak akan new normal, yang ada Batam akan memasuki fase baru dengan aturan protokol baru,” ujarnya usai rapat FKPD Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (10/6/2020).

Meski demikian, sambungnya, Batam akan masuk fase baru dengan ketentuan mengikuti anjuran pemerintah mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta lainnya.

“Hingga saat ini Batam normal-normal saja,” katanya.

Rudi mengaku tetap optimistis bahwa perekonomian Batam akan segera pulih meski saat ini kasus positif tetap meningkat di Batam. Ia ingin berbarengan, dalam artian meski saat ini covid-19 belum tahu kapan akan selesai, namun perekonomian di Batam tetap jalan dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

“Semuakan sudah kita buka, masjid sudah kita buka, gereja sudah kita buka, mal sudah kita buka dan sejumlah pusat perekonomian lainnya juga telah di buka. Namun tetap juga sepi, itu karena masyarakat masih takut,” terang Rudi.

Untuk itu, Lanjut Rudi hal ini akan dibiasakan dirinya sehingga masyarakat akan terbiasa dengan covid-19, namun dengan tetap memperhatikan aturan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain.

Seperti protap di pasar, sehingga setiap pedagang dan warga tetap menjaga jarak dan menggunakan masker saat melakukan proses jual beli.

“Jadi kami tak menutup pasar, tapi bagaimana pasar mampu mengikuti social distance. Maka dibuat protap untuk itu dan bagaimana pasar memenuhi aturan pembatasan jarak,” pungkas Rudi.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad mengatakan Batam akan memberlakukan New Normal, hanya saja kapan tepatnya hal itu masih dalam pertimbangan.

Amsakar mengaku meski Batam tidak terdapat dalam 102 Kabupaten Kota yang dirilis BNPB, namun sebelumnya Batam telah ditunjuk sebagai pilot project untuk dilaksanakannya New Normal. Selain Batam, ada Bali dan Yogjakarta yang ditunjuk sebagai pilot project pemberlakuan New Normal. (esp)

More articles

spot_img

News Update