Program Investasi BBK Murah Kadin Kepri Langsung Direspons Menteri BUMN

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Program investasi BBK (Batam, Bintan dan Karimun) murah yang diluncurkan oleh Kadin Kepri, disambut baik pemerintah pusat dalam menarik investor asing berinvestasi ke Indonesia.

Wakil Ketua Bidang Perdagangan Kadin Kepri, Muliana Aling mengatakan, BBK murah yang diluncurkan Kadin Kepri ini merupakan fasilitas free sewa lahan bagi investor selama 5 tahun di Batam, Bintan dan Karimun.

Usaha Kadin Kepri ini seakan mendapatkan angin segar setelah pemerintah pusat berencana memindahkan program investasi pengembangan kawasan industri di Brebes, Jawa Tengah ke Batam. Hal ini merupakan bukti serius dari pemerintah dalam upaya menarik investor Amerika dan Jepang dalam memindahkan investasinya dari China.

“Kadin Kepri menyambut baik rencana Menteri BUMN Erick Thohir memindahkan program investasi untuk menarik investor USA, Jepang ke Batam,” ujarnya pada NAGOYAnews.net, Rabu (10/6/2020).

Selain meluncurkan program investasi BBK murah, Kadin Kepri juga sedang memperjuangkan tax holiday dipermudah dari Rp500 miliar menjadi Rp250 miliar. Tak hanya berjuang di tingkat pemerintah pusat, juga berjuang untuk kemudahan investasi di tingkat daerah. Beberapa pajak daerah yang memberat pengusaha sedang diajukan untuk dievaluasi kembali.

“Kami juga melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat, ke Menko Perkonomian untuk sesegera mungkin BBK Murah yang di-launching Kadin Kepri menjadi perhatian pemerintah Pusat,” kata Muliana.

Pasca pandemi ini Kadin Kepri akan segera berangkat ke Amerika dan Jepang untuk menjemput investasi yang akan masuk, dan berharap mendapat dukungan dari pemerintah pusat, Pemprov Kepri serta pemko dan pemkab,

“Syukur alhamdulilah, kami mendapat banyak dukungan baik dari Kadin Indonesia maupun beberapa kementrian, seperti Kementerian BUMN dan Kementerian Koordinator Perekonomian,” katanya.

Sebelumnya, Rencana pemerintah akan memindahkan pengembangan kawasan industri di Brebes, Jawa Tengah ke Batam mendapat respons baik dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat. Selain memiliki program BBK (Batam, Bintan dan Karimun) murah yang diluncurkan oleh Kadin Kepri, keberadaannya yang merupakan ASEAN Logistic Hub juga bisa menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan investasinya di Batam.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan/Bulog Kadin Pusat, Benny Soetrisno mengatakan, Kadin mendukung baik rencana pemerintah memindahkan pengembangan kawasan industri di Brebes, Jawa Tengah ke Batam.

“Sepanjang masih di wilayah Indonesia , buat saya it’s OK,” ujarnya melalui pesan whatsapp, Rabu (10/6/2020).

Terlebih, sambungnya, Kepri memiliki program BBK murah untuk alokasi tanah. BBK murah yang ditawarkan Kepri ini adalah, investor yang masuk dan melakukan usaha di seluruh wilayah Kepri khususnya di Batam, Bintan dan Karimun akan diberikan gratis sewa lahan sampai dengan 5 tahun.

Menurut dia, untuk pengembangan kawasan industri ini, BBK murah yang ditawarkan Kepri ini lebih siap karena industri yang sudah menjalankan konsep industri 4.0 dan memiliki fasilitas pendukung lainnya.

“Sedangkan di Brebes masih mengutamakan padat karya,” kata Benny.

Ia juga optimistis rencana ini dapat terealisasi mengingat keberadaan Batam yang mendekati ASEAN Logistic Hub – Singapore Port. “Iya (optimistis karena keberadaan Batam dekat ASEAN Logistic Hub,” katanya. (ger)

More articles

spot_img

News Update