Lanal Karimun Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu

Must read

KARIMUN, NAGOYAnews.net – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun menggagalkan penyelundupan 2 kilogram (kg) sabu di Perairan Karimun Anak, Tanjungbalai Karimun, Senin (8/5/2020).

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Kolonel Laut (P) Indarto Budiarto mengatakan, pengungkapan ini hasil patroli rutin yang digelar Lanal Karimun.

“Saat Tim F1QR melaksanakan patrol rutin sekira pukul 04.20, tim mendeteksi ada speedboat yang mencurigakan dan berusaha kabur setelah melihat patroli,” ujarnya,” saat ekspose di Mako Lanal Karimun, Selasa (09/6/2020).

Tim F1QR Lanal Karimun lalu melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan speedboat pada posisi koordinat 1º.7’.206”N – 103º,24’.446”S di sebelah Selatan Pulau Karimun Anak. Selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan terhadap pelaku berjumlah tiga orang yang terlihat gelagat mencurigakan.

“Saat penggeledahan dan ditemukan sobekan plastik yang dilakban di atas jaring, tim menduga sobekan adalah bungkusan dari barang yang baru saja dibuang ke laut.”, ujarnya.

Kemudian tim melakukan penyisiran di sekitar pesisir perairan Karimun Anak (bekas lintasan speedboat tersebut) dan ditemukan 2 kantong plastik kemasan teh China berwarna hijau.

Selanjutnya ketiga pelaku beserta speedboat dibawa ke Mako Lanal Karimun untuk dilaksanakan pendalaman.

Indarto menjelaskan, kepada petugas pelaku mengaku sabu dibawa dari Malaysia dengan cara transfer boat to boat dengan cepat di perbatasan RI-Malaysia (STS Line), selanjutnya dibawa boat penerima menuju Karimun Provinsi Kepri.

“Pelaku dijanjikan bayaran RM20.000 atau setara dengan Rp66 juta dalam setiap aksinya,” kata Indarto.

Modusnya masih sama seperti tahun yang lalu, yaitu berpura-pura sebagai nelayan yang sedang mencari ikan, selanjutnya Tim F1QR Lanal Karimun berkoodinasi ke Lantamal IV untuk tindakkan selanjutnya. Akhirnya pelaku 3 orang inisilal M.S, H alias B dan NS alias A berikut barang bukti dibawa ke Lanal Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diserahkan ke BNNP Provinsi Kepri.

Atas perbuatannya tiga pelaku dikenakan pasal 113 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan dincam pidana hukuman mati atau pidana hukuman 20 tahun penjara serta denda sebesar Rp 10 miliar. (esp)

 

More articles

spot_img

News Update