Wednesday, August 10, 2022

Kadin: Pengembangan Kawasan Industri, Batam Lebih Siap dari Brebes

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Rencana pemerintah akan memindahkan pengembangan kawasan industri di Brebes, Jawa Tengah ke Batam mendapat respons baik dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat. Selain memiliki program BBK (Batam, Bintan dan Karimun) murah yang diluncurkan oleh Kadin Kepri, keberadaannya yang merupakan ASEAN Logistic Hub juga bisa menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan investasinya di Batam.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan pemerintah akan memindahkan pengembangan kawasan industri di Brebes, Jawa Tengah ke Batam. Kebijakan itu ditempuh karena ada kendala pembebasan lahan untuk kawasan industri di Brebes.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan/Bulog Kadin Pusat, Benny Soetrisno mengatakan, Kadin mendukung baik rencana pemerintah memindahkan pengembangan kawasan industri di Brebes, Jawa Tengah ke Batam.

“Sepanjang masih di wilayah Indonesia , buat saya it’s OK,” ujarnya melalui pesan whatsapp, Rabu (10/6/2020).

Terlebih, sambungnya, Kepri memiliki program BBK murah untuk alokasi tanah. BBK murah yang ditawarkan Kepri ini adalah, investor yang masuk dan melakukan usaha di seluruh wilayah Kepri khususnya di Batam, Bintan dan Karimun akan diberikan gratis sewa lahan sampai dengan 5 tahun.

Menurut dia, untuk pengembangan kawasan industri ini, BBK murah yang ditawarkan Kepri ini lebih siap karena industri yang sudah menjalankan konsep industri 4.0 dan memiliki fasilitas pendukung lainnya.

“Sedangkan di Brebes masih mengutamakan padat karya,” kata Benny.

Ia juga optimistis rencana ini dapat terealisasi mengingat keberadaan Batam yang mendekati ASEAN Logistic Hub – Singapore Port. “Iya (optimistis karena keberadaan Batam dekat ASEAN Logistic Hub,” katanya.

Meski demikian, dari segi upah murah, Kota Batam gaji pekerja lebih tinggi dari Brebes. “Namun offside-nya harga pekerja (Batam) lebih mahal dibanding Brebes,” ujarnya.

Ia berharap rencana ini dapat terwujud, sehingga Kawasan Kepri ini bisa menjadi salah satu pusat investasi yang sangat menarik, karena saat ini sudah banyak dari investor dari Amerika maupun negara lain yang melirik ke Indonesia guna memindahkan investasinya dari China ke Indonesia.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah sedang mengembangkan kawasan industri di Brebes untuk menarik pengusaha asal Jepang, Korea Selatan, dan AS merelokasi pabriknya ke Indonesia.

“Ada pengembangan kawasan industri di Brebes diharapkan bisa membuat kawasan ini menarik untuk relokasi dari Jepang, Korea Selatan, dan AS,” ucap Airlangga.

Pemerintah Kabupaten Brebes sebelumnya mengaku tengah menyiapkan kawasan industri terintegrasi untuk menampung relokasi sejumlah pabrik baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satu pabrik yang akan direlokasi adalah pabrik milik AS dari yang sebelumnya berada di China. (arg)

More articles

spot_img

News Update