Kadin Batam Siap Kawal Rencana Pemindahan Pengembangan Industri Brebes ke Batam

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Tak hanya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat, rencana pemerintah akan memindahkan pengembangan kawasan industri di Brebes, Jawa Tengah ke Batam juga disambut baik Kadin Batam.

Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana pemerintah pusat yang memindahkan pengembangan kawasan industri di Brebes ke Batam.

“Kami siap menyambut dan mengawal rencana ini,” kata Jadi.

Menurut dia, program BBK murah yang ditawarkan Kadin Kepri sangat bagus karena dapat menarik investor terlebih di saat pandemi covid 19 saat ini.

Ia berharap rencana ini dapat terwujud, sehingga Kawasan Kepri ini bisa menjadi salah satu pusat investasi yang sangat menarik, karena saat ini sudah banyak dari investor dari Amerika maupun negara lain yang melirik ke Indonesia guna memindahkan investasinya dari China ke Indonesia.

Optimisme ini juga disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan/Bulog Kadin Pusat, Benny Soetrisno mengatakan, Kadin mendukung baik rencana pemerintah memindahkan pengembangan kawasan industri di Brebes, Jawa Tengah ke Batam.

“Sepanjang masih di wilayah Indonesia , buat saya it’s OK,” ujarnya melalui pesan whatsapp, Rabu (10/6/2020).

Terlebih, sambungnya, Kepri memiliki program BBK murah untuk alokasi tanah. BBK murah yang ditawarkan Kepri ini adalah, investor yang masuk dan melakukan usaha di seluruh wilayah Kepri khususnya di Batam, Bintan dan Karimun akan diberikan gratis sewa lahan sampai dengan 5 tahun.

Menurut dia, untuk pengembangan kawasan industri ini, BBK murah yang ditawarkan Kepri ini lebih siap karena industri yang sudah menjalankan konsep industri 4.0 dan memiliki fasilitas pendukung lainnya.

“Sedangkan di Brebes masih mengutamakan padat karya,” kata Benny.

Ia juga optimistis rencana ini dapat terealisasi mengingat keberadaan Batam yang mendekati ASEAN Logistic Hub – Singapore Port. “Iya (optimistis karena keberadaan Batam dekat ASEAN Logistic Hub,” katanya.

Meski demikian, dari segi upah murah, Kota Batam gaji pekerja lebih tinggi dari Brebes. “Namun offside-nya harga pekerja (Batam) lebih mahal dibanding Brebes,” ujarnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah sedang mengembangkan kawasan industri di Brebes untuk menarik pengusaha asal Jepang, Korea Selatan, dan AS merelokasi pabriknya ke Indonesia.

“Ada pengembangan kawasan industri di Brebes diharapkan bisa membuat kawasan ini menarik untuk relokasi dari Jepang, Korea Selatan, dan AS,” ucap Airlangga.

Pemerintah Kabupaten Brebes sebelumnya mengaku tengah menyiapkan kawasan industri terintegrasi untuk menampung relokasi sejumlah pabrik baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satu pabrik yang akan direlokasi adalah pabrik milik AS dari yang sebelumnya berada di China. (arg)

More articles

spot_img

News Update