Isdianto Panggil Dirut PLN Batam, Minta Tagihan Listrik Bisa Dicicil

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Membengkaknya tagihan listrik menjadi keluhan masyarakat di Kepri, termasuk warga Kota Batam. Kondisi ekonomi yang menurun saat ini membuat masyarakat semakin berat untuk membayar tagihan listrik yang tinggi.

Plt Gubernur Isdianto berharap PLN Batam untuk tidak melakukan pemutusan sambungan listrik pelanggan karena keterlambatan pembayaran. PLN juga harus memberikan kemudahan masyarakat mencicil tagihan dan memberikan keringanan denda.

Menurut dia, pandemi Covid19 ini mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Masyarakat pun lebih banyak beraktivitas di rumah.

“Jadi berikan kemudahan dan keringanan dalam membayar cicilan denda,” ujarnya saat menerima Dirut PLN Batam Budi Pangestu di Graha Kepri Batam, Selasa (9/6/2020).

Ia menambahkan, masyarakat saat ini banyak beraktivitas di rumah. Beberapa juga terkena pemutusan hubungan kerja atau dirumahkan. Semua itu memberi dampak bagi perekonomian masyarakat.

“Kondisi ini, tentu harus dipahami betul. Kita mesti melihat realitas masyarakat hari ini. Karenanya jangan tambah lagi beban mareka atas permasalahan pembayaran tagihan listrik ini,” kata Isdianto.

Dalam situasi pandemi seperti ini, justru bagaimana semua bisa meringankan penederitaan yang saat ini tengah dialami masyarakat. Tidak hanya PLN saja, tapi juga semua pihak. Sebagai wujud kepedulian dan gotong royong dalam mengatasi wabah ini.

Plt Dirut PLN Batam Budi Pangestu menjelaskan bahwa sejatinya PLN sejauh ini tidak pernah menaikan tarif listrik. Terhitung tahun 2017 lalu, PLN belum pernah menaikan tarif listrik di Batam.

Terkait dengan tagihan listrik yang akhir-akhir menjadi heboh di masyarakat dan juga sosial media, tentu bayak faktor yang mempengaruhi. Mulai dari meningkatnya aktifitas masyarakat sebagai konsekwensi tinggal di rumah.

Juga momen keagamaan seperti pelaksanan Ramadhan dan Idul Fitri, sampai dengan baca meter mandiri dengan mengirimkan pemakaian listrik oleh pelanggan menggunakan foto.

Budi mengutarakan kalau pihak PLN Batam kedepan akan terus berupaya meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan PLN.

PLN Batam menegaskan bagi pelanggan RI dengan daya 2 200 VA ke bawah yang mengalami lonjakan tagihan bulan Juni 2020 bisa mengangsur tagihan sampai dengan 9 kali.

Dengan perinciaan mengangsur selisih tagihan rata-rata bulan sebelumnya, ia mempersilahkan pelanggan menghubungi call center atas permasalahan tagihan listriknya. (arg)

More articles

spot_img

News Update