Airlangga: Sembilan Sektor Ekonomi Dibuka, Rupiah Jadi Menguat

Must read

JAKARTA, NAGOYAnews.net – Pemerintah Indonesia membuka sembilan sektor ekonomi dibuka kembali, meliputi pertambahan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian dan peternakan, perikanan, logistik dan transportasi barang.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dibukanya sembilan sektor ekonomi ini disambut positif oleh pasar. Terbukti pada Jumat (5/6/2020) di pasar spot, rupiah menguat ke 13.885 per dolar AS.

“Apa yang kita lihat hari ini nilai tukar rupiah sudah di bawah Rp 14.000 per dollar AS dan indeks harga saham yang naik menunjukkan apa yang pemerintah dan Gugus Tugas lakukan berada pada jalur yang tepat. Airlangga mengakui, nilai tukar maupun indeks masih akan berfluktuasi,” kata Airlangga, dalam keterangannya dilansir dari liputan6.com, Sabtu (6/6/2020).

Menurutnya pemerintah akan terus melaksanakan dengan penuh kehati-hatian upaya untuk menciptakan masyarakat produktif dan aman.

Pemberian izin kepada daerah maupun sektor industri dalam menjalankan new normal dilakukan secara teliti dan bertahap dengan terus memantau update kasus yang terjadi.

“Saat ini Gugus Tugas telah memiliki sistem monitoring dan evaluasi yang dinamakan BLC. Hanya daerah yang statusnya berada di zona hijau dan kuning yang diperbolehkan untuk menjalankan masyarakat produktif dan aman Covid-19. Kita terus berupaya agar daerah yang berstatus merah dan oranye bisa berubah menjadi kuning atau hijau,” jelas Airlangga.

Dia pun yakin, dengan penetapan 9 industri yang boleh kembali melakukan kegiatannya, sektor ekonomi akan optimis bergerak.

“Sehingga angka pengangguran dapat ditekan serendah mungkin,” ucapnya. (arg/liputan6.com)

More articles

spot_img

News Update