Bangkit dari Pandemi, Pemprov Kepri Bentuk Tim Pulihkan Ekonomi

Must read

PINANG, NAGOYAnews.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, Pemprov Kepri saat ini tengah membentuk tim ekonomi untuk me-recovery ekonomi di tengah pandemi Covid 19.

Menurut dia, berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia Jokowi terkait Pemulihan Ekonomi Pasca COVID-19 bahwa kecepatan tidak hanya dibutuhkan saat penanganan pandemi Covid-19 saja, tetapi
juga untuk persiapan pemulihan akibat Covid-19. Negara dan daerah dikatakan berhasil bukan hanya yang berhasil menangani pandemi corona secara cepat, melainkan juga yang cepatmelakukan pemulihan
atau recovery.

Karena Indonesia “Wajib Pulih 2021”, maka Kepala Daerah perlu untuk mengidentifikasi secara detail sektor-sektor yang terdampak pandemi Covid-19, contohnya, sektor usaha mikro, kecil dan menengah
(UMKM), pariwisata, konstruksi dan transportasi.

“Selain sektor terdampak, perlu dilakukan identifikasi terhadap sektor yang mampu bertahan, bahkan mampu mengambil peluang di tengah pandemi Covid-19,” Demikian penyampaian awalan Arif dalam
membuka Rapat awal pembentukan Tim Ekonomi dalam masa Penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur  Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (5/6/2020).

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau jelas Arif hingga saat ini telah melakukan berbagi langkah-langkah pencegahan dan pemulihan covid-19 dalam bidang kesehatan diantaranya melakukan sosialisasi,
melakukan Rapid test dan PCR, menyiapkan dan melakukan perbaikan fasilitas rumah sakit untuk pasien Covid, menyiapkan APD untuk tenaga medis, pembagian masker secara massal kepada masyarakat dan
tindakan pencegahan lainnya.

“Secara perlahan namun pasti dengan apa yang telah kita lakukan telah membuahkan hasil dimana beberapa Kabupaten/Kota di kepri telah masuk zona hijau, dan sebentar lagi akan menyusul Kabupaten
Karimun, Bintan dan semoga juga Tanjungpinang. Tinggal Kota Batam saja yang perlu penanganan ekstra dan oleh sebab itu Provinsi juga menempatkan Tim Covid-19 yang berkantor di Gha Kepri Batam
untuk membantu gugus tugas Batam dalam menangani Covid,” jelas Arif.

Terkait kesehatan yang sudah sedikit bisa terkontrol, Arif kembali mengingatkan sektor yang perlu dibangkitkan kembali adalah sektor yang menjadi denyut nadi pembangunan yaitu sektor ekonomi. Oleh
karena itu berdasarkan arahan Plt. Gubernur Kepulauan Riau, kami diinstruksikan untuk membentuk tim ini dalam rangka pemulihan kondisi ekonomi ditengah pemberlakuan New Normal saat ini.

“Pak Gubernur memandang perlu dan penting sekali tim ini dibentuk untuk percepatan pemulihan ekonomi. Karena kalau ekonomi ini tidak digerakkan secara perlahan maka kemampuan keuangan
daerah juga tidak akan sanggup mengakomodir kebutuhan harian masyarakat yang terdampak covid lebih lama lagi, ditambah lagi ada pengurangan DBH migas dari pusat yang semakin mengurangi kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Adapun rapat pada hari ini adalah rapat awal pembentukan tim, dan diharapkan kerjasama semua stakeholder yang terkait baik dari OPD Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Bank Indonesia Batam
Perwakilan Kepri, BPS Provinsi Kepulauan Riau, Kanwil Ditjen Perbendahraan Negara Provinsi Kepri serta OJK Provinsi Kepulauan Riau.

“Walaupun ini adalah rapat awalan namun terimakasih atas respon yang cepat dan tanggap dari pimpinan instansi vertikal di Kepri yang telah langsung hadir walaupun secara virtual. Ini bukti keseriusan kita semua untuk terlibat mengangkat kembali laju pertumbuhan ekonomi di Kepri. Harapan saya pada rapat selanjutnya telah kita dapatkan rumusan-rumusan penting untuk perbaikan ekonomi
Kepri pasca Covid-19,” harap Arif. (arg)

More articles

spot_img

News Update