Positif Covid 19 di Batam Jadi 154 Kasus

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Kasus terkonfirmasi positif Covid19 Kota Batam terus bertambah menjadi 154 kasus. Jumlah ini setelah pada
Kamis (4/6/2020) bertambah tiga kasus baru.

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan temuan kasus baru (import) dan hasil tracing closes
contact yang terus berlangsung dari cluster “HOG Eden Park, Jama’ah Tabligh Kota Batam. Mereka yang dinyatakan positif terdiri dari seorang
perempuan dan dua laki-laki.

Kasus pertama seorang remaja laki-laki berinisial “Tn. MFK” usia 15 Tahun, Pelajar, beralamat di kawasan Tanjungsengkuang, Batuampar
merupakan kasus baru Covid19 nomor 152. Ia adalah tetangga dari dari terkonfirmasi positif nomor 95 yang memiliki kaitan dengan kasus
cluster Jamaah Tabligh terkonfirmasi positif nomor 32.

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) dan tracing diketahui yang bersangkutan bersama dengan orang tuanya sempat berjumpa/
closes contact saat silaturahmi lebaran di rumah terkonfirmasi posistif nomor 95. Kemudian tanggal 27 Mei 2020 kepada yang bersangkutan
bersama orang tuanya juga melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil reaktif dan dilanjutkan pada tanggal 30 Mei 2020 pengambilan swab
tenggorokan yang hasilnya telah diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif, sedangkan orangtuanya terkonfirmasi negatif.

Sejauh ini kondisi yang dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini masih dalam
perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Selanjutnya seorang Perempuan berinisial “NY. HK” usia 43 tahun, Analis Laboratorium Kesehatan, beralamat di Perumahan Sentra Melati,
Batam Centre, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 153 Kota Batam, dan merupakan petugas Analis Laboratorium pada salah satu RS
Swasta di Kawasan Batam Centre, yang closes contact dengan terkofirmasi positif nomor 123 beserta keluarganya pada saat mereka
melakukan pengambilan swab tenggorokan yang berkaitan dengan pengembangan kasus Cluster HOG Eden Park.

Sehubungan dengan hal tersebut maka pada tanggal 30 Mei 2020 kepada yang bersangkutan dilakukanlah pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”. Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan
tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna
penanganan kesehatannya di rumah sakit tempat yang bersangkutan bertugas.

Terakhir Laki-laki berinisial “Tn.CCG” usia 43 Tahun, Tenaga Kerja Asing (TKA) perusahaan di kawasan Industri Cammo Batam Centre, dengan
alamat tempat tinggal perumahan Purimas Residen I Kelurahan Teluk Tering Kecamatan Batam Kota Kota Batam, merupakan kasus baru
Covid-19 Nomor. 154 Kota Batam, bahwa yang bersangkutan merupakan Warga Negara Malaysia yang bekerja selaku Tenaga Kerja Asing
(TKA) dikawasan Industri Batam Centre. Perlu diketahi yang bersangkutan telah meninggal dunia dirumahnya pada hari minggu pagi sekitar jam
07.15 WIB, tanggal 31 Mei 2020 setelah melakukan kegiatan komunikasi video call dengan istrinya di Singapore.Tim Gugus Tugas Penanganan
Covid-19 Puskesmas Baloi Permai Kecamatan Batam Kota mendapat laporan tentang kematiaannya tersebut dan selanjutnya dievakuasi ke
kamar jenazah RS Bhayangkara Batam. Menurut rekan-rekannya yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi
selanjutnya oleh dokter RS Bhayangkara dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi
“Positif”.

Saat ini jenazah yang bersangkutan masih ditempatkan di kamar jenazah RS Bhayangkara Batam menunggu konfirmasi pihak keluarga dan
Kedutaan negara yang bersangkutan.

Dapat kami sampaikan dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan hingga saat ini, terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif
Covid-19 diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai
cluster-cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import, hal ini mengingat masih banyak ditemui
masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan himbauan dari pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-
19 ini. (arg)

More articles

spot_img

News Update