Penyisiran Covid 19, Warga Bengkong Ikut Rapid Tes

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Warga Kecamatan Bengkong antusias mengikuti rapid tes yang digelar Pemko Batam di Pasar Cahaya Garden, Bengkong untuk menyisir penyebaran Covid 19 di Kota Batam,
Rabu (3/6/2020).

“Antusias warga sangat tinggi, dan dukungan ini sangat penting dalam upaya kami melakukan penyisiran kemungkinan warga terpapar Covid 19,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin.

Selain meninjau pelaksanaan rapid tes, Sekda juga menyosialisasikan protokol kesehatan.

Rapid tes ini dilaksanakan karena di Kecamatan Bengkong sebelumnya terdapat cluster DD. Pemerintah daerah terus berupaya menangani wabah virus ini dan mengimbau warga untuk mengikuti protokol
kesehatan.

“Yang paling penting adalah warga harus menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga serta pedagang di pasar tersebut untuk menggunakan masker. Hal itu dinilai penting untuk meminimalisir terjangkit virus yang menyerang sistem pernapasan itu. Selain itu, warga
memperhatikan jarak dan disipilin mencuci tangan dengan air mengalir.

“Jangan malas pakai masker, kita jaga kesehatan bersama,” katanya.

Seperti diketahui, Pasien Covid 19 di Kota Batam terus bertambah menjadi 151 kasus. Terbaru ada 11 pasien positif virus corona per 3 Juni 2020 berdasarkan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis
BTKLPP Batam.

Hal ini berdasarkan temuan kasus baru (impor) dari hasil tracing close contact yang terus berlangsung dari cluster HOG Eden Park, Palm Spring, TGR Cases. 100 Kota Batam. Dari 11 pasien terdiri dari tujuh
perempuan dan empat laki-laki.

Dua pasien Covid 19 ini merupakan pedagang di Pasar Tos 3000. Namun keduanya tertular dari kasus berbeda. Pertama seorang pria Tuan KS (49), warga Perumahan Glory View, Baloi merupakan kasus ke
146. Ia merupakan ayah kandung dari pasien 131. Sedangkan istrinya adalah jemaat dan teman terkonfirmasi pasien no 82 yang bertemu pada saat pernikahan.

Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 dan 82” maka yang bersangkutan bersama istri dan anaknya pada tanggal 29 Mei 2020
melakukan pemeriksaan RDT dimana hasil untuk yang bersangkutan dan anaknya tersebut “Non Reaktif” sedangkan istrinya “Reaktif”, sehingga pada hari itu juga dilanjutkan dengan pengambilan swab
tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”. Sedangkan istrinya dinyatakan Terkonfirmasi “Negatif” dan saat sudah dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang kedua
yang hasilnya belum diperoleh (on proses).

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi/karantina guna
penanganan kesehatannya di Rumah Sakit Awal Bros Batam Kota Batam.

Sedangkan kedua adalah Seorang laki-laki berinisial “Tn.S” usia 46 tahun, Pedagang Pasar Toss 3000, beralamat di kawasan perumahan Perum Griya Permai Kelurahan Sungai Binti Kecamatan Sagulung
Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 151 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan pedagang di Pasar Toss 3000 Lubukbaja Kota Batam.

Sehubungan dengan tracing dan pengembangan kasus Terkonfirmasi positif nomor 79 yang mengatakan rutin belanja barang kebutuhan warung sembakonya diperoleh dari pasar tersebut, maka pada tanggal 28 Mei 2020 Tim Penanganan Covid-19 Lubuk Baja melakukan RDT secara random/acak bagi para pedagang dan diperoleh hasil yang bersangkutan “Reaktif”, dan selanjutnya diedukasi untuk
melaksanakan karantina mandiri di rumahnya. Kemudian pada keesokan harinya tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi
“Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi/karantina guna
penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam. (arg)

More articles

spot_img

News Update