Wednesday, August 10, 2022

Pandemi Covid 19, Batam Siapkan PPDB Secara Online

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP di Batam dilaksanakan secara online, menghindari
berkumpulnya orangtua atau calon siswa sebagai dukungan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Pelaksanaannya dimulai 10-26 Juni 2020 melalui laman http://ppdb-batam.id. Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, tahun sebelumnya penerimaaan siswa baru secara daring tersebut sudah dilakukan. Sehingga, ia tak ingin di tahun ini terdapat kendala yang menyulitkan warga.

“Kita harus siap agar masyarakat lebih dipermudah. Tujuan online ini untuk itu. Jadi, jangan ada kendala,” ujar Wali Kota, Kamis (4/6/2020).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan, secara teknis pihaknya sudah menyiapkan sebelum PPDB dimulai. Untuk jadwal, kata dia, PPDB daring ini dilaksanakan 10-26 Juni. Kemudian, untuk pengumuman dilaksanakan 29 Juni.

“Jika sudah dinyatakan diterima, pendaftaran ulang dilaksanakan 30 Juni sampai 2 Juli 2020,” ujarnya.

Untuk persyaratan PPDB tingkat SD, yakni usia 7-12 tahun. Paling rendah, usia enam tahun pada 1 Juli bulan berjalan. “Ada pengecualian bagi calon siswa yang memiliki potensi kecerdasan yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional,” kata dia.

Kemudian untuk tingkat SMP, syarat umum; usia siswa maksimal 15 tahun dan melampirkan dokumen yang menjelaskan telah menyelesaikan
kelas 6 SD.

Untuk syarat khusus yakni Kartu Keluarga (asli). Bagi siswa dari luar daerah, atau yang bertempat tinggal berbeda dengan KK, maka KK dapat
diganti dengan Surat Keterangan domisili dari RT/RW dilegalisir oleh Kelurahan yang menerangkan peserta didik telah berdomisili paling singkat satu tahun sejak di terbitkan surat keterangan. “KK juga tetap difotokan,” ujarnya.

Selain itu, harus ada Surat Keterangan telah menyelesaikan pembelajaran kelas 6 dan melampirkan surat keterangan akumulasi nilai rapor selama 5 semester terakhir bagi pendaftar SMP jalur prestasi

“Lampirkan juga sertifikat prestasi akademik dan nonakademik di luar rapor sekolah. Ini untuk pendaftaran SMP jalur prestasi. Untuk jalur
Afirmasi, melampirkan Kartu PKH/KIP dan bagi jalur perpindahan orang tua melampirkan SK Mutasi.

Kemudian terkait zonasi, sesuai Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB
tetap menggunakan sistem zonasi. Hanya saja, yang membedakan dengan tahun sebelumnya adalah kuota jalur zonasinya, jika sebelumnya
minimal 80 untuk tahun 2020 jalur zonasi hanya 50 persen untuk tingkat SMP. Sementara tingkat SD 80 persen.

“Selebihnya, tingkat SMP jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi 15 persen, dan jalur perpindahan orangtua 5 persen. Dan untuk SD, jalur
afirmasi 15 persen dan jalur perpindahan orangtua 5 persen,” katanya.

Secara keseluruhan, Hendri mengaku sudah siap menjalankan penerimaan siswa baru tahun ini. Ia juga mengaku prosedur dan sebagainya sudah disosialisasikan kepada warga Batam.

“Kita berharap tidak ada kendala PPDB tahun ini,” katanya.

Ia mengimbau, seluruh orangtua calon siswa untuk mempelajari dengan baik aplikasi pendaftaran secara dari karena waktu pendaftaran cukup
panjang.

“Kita tidak membuka loket pendaftaran di sekolah untuk menghindari berkumpulnya orangtua atau calon siswa sebagai dukungan penerapan
protokol kesehatan Covid-19 di Kota Batam,” ujarnya. (arg)

More articles

spot_img

News Update