Wednesday, August 10, 2022

Gerai Indomaret dan Alfamart Menjamur, Rudi Gadaikan Janji Politik

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Gerai berjaringan Indomaret dan Alfamart terus bertambah di Kota Batam bak jamur di musim hujan. Padahal pada medio Februari 2016 silam, Pemko Batam melalui Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM PTSP) Kota Batam sudah tidak mengeluarkan lagi izin operasi bagi Indomaret dan Alfamart.

Kala itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam dan siap bertarung dalam Pilkada Batam meminta Gustian Riau yang saat itu menjabat Kepala BPM PTSP Kota Batam tak lagi mengeluarkan izin bagi kedua retail berjaringan tersebut.

Pertimbangannya saat itu karena keberadaan ratusan gerai Indomaret dan Alfamart berdampak pada penurunan ekonomi masyarakat, terutama pedagang kecil di lingkungan masyarakat.

“Saya bilang tidak boleh keluarkan lagi,” kata Rudi saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) kala itu.

Ia mewanti-wanti Gustian hanya memberikan izin operasi 150 unit bagi masing-masing gerai tersebut. Pembatasan itu bertujuan untuk menjaga investasi atau usaha masyarakat dengan memberikan ruang berusaha di Batam.

Namun fakta di lapangan berkata lain. Meski sempat terhenti, kini setiap tahun gerai-gerai Indomaret dan Alfamart terus bertambah di seantero Kota Batam.

Ketua DPRD Batam Nuryanto meminta Wali Kota Batam Muhammad Rudi agar komitmen atas pernyataan untuk tidak memberikan izin operasi pada Indomaret dan Alfamart.

“Apa yang pernah disampaikan dan didengar oleh masyarakat itu harus ditepati,” kata pria yang akrab disapa Cak Nur saat itu merespons keberadaan gerai Indomaret dan Alfamart yang terus bertambah.

Janji politik Rudi yang meminta izin operasi toko retail berjaringan ini disetop di Batam seakan digadaikan. Nyatanya gerai-gerai ini terus bertambah di Kota Batam.

Hal ini yang kemudian membuat resah masyarakat dan pelaku usaha mikro yang tergabung dalam Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) Kota Batam untuk meminta Pemko Batam mengevaluasi izin operasi Indomaret dan Alfamart yang terus bertambah dan mengadukan ke DPRD Batam.

Ketua FORPPI Batam, Mohammad Noer mempertanyakan kapan rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) akan dilaksanakan.

“Katanya habis lebaran dan saat ini pun sudah memasuki masa new normal tapi belum ada tanda-tanda dan kejelasan,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya akan menunggu hingga minggu depan dan jika tidak juga ada perkembangan pihaknya akan kembali menyurati DPRD Batam.

“Jika surat kami juga tidak ditindak lanjuti, maka kami akan turun kejalan melakukan aksi unjuk rasa,” tegasnya.

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menegaskan akan menggelar hearing dengan lintas sektoral, sehingga bisa ditemui sebuah kata sepakat.

  • “Merespon keluhan yang disampaikam oleh FORPPI Batam, kita akan melakukan hearing. Nanti saya akan RDP gabungan, antara Komisi 1 dan 2. Untuk jadwalnya sendiri, jika tidak ada halangan akan kita gelar Rabu atau Kamis ini. Atau paling tidak setelah lebaran nanti,” jelasnya. (arg)

More articles

spot_img

News Update