Wednesday, August 10, 2022

Dampak Covid 19, 36.496 Siswa di Kepri Gratis Biaya SPP Dua Bulan

Must read

PINANG, NAGOYAnews.net – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menggratiskan uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi 36.496 siswa SMA/SMK/MA dan SLB di Provinsi Kepri. Pembebasan biaya SPP ini diberikan selama dua bulan.

Bantuan pembebasan, keringanan dan bantuan pendanaan penyelenggaraan pendidikan SMAN/S, MAN/S, SMKN/S, SLBN/S se-Provinsi Kepulauan Riau diberikan langsung oleh Plt Gubernur
Kepri Isdianto.

Covid-19, kata Isdianto, menjadi pandemi yang mengancam dunia tidak terkecuali Indonesia setelah ditetapkan oleh WHO pada 11 Maret 2020 dan Indonesia menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional pada 14 Maret 2020.

“Hingga kini, Covid-19 berdampak di sejumlah sektor salah satunya pendidikan,” kata Isdianto sesuai rilis yang diterima NAGOYAnews.net, Rabu (3/6/2020).

Isdianto melanjutkan, berdasarkan SKB 2 Mendagri dan Menkeu maka pemberian bantuan sosial Sumbangan Pendanaan Pendidikan (SPP) Ini termasuk pada Diktum Ketiga yakni Penyediaan Jaring Pengaman Sosial melalui pemberian bantuan sosiall kepada masyarakat kurang mampu yang menganlami penurunan daya beli akibat pandemi

“Untuk itu pemberian bantuan hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat sehingga proses pendidikan dapat berjalan lancar di tengah pandemi yang melanda negeri ini,” lanjutnya.

Kepada para Kepala Sekolah yang hadir meskipun bantuan SPP ini tidak semua siswa yang mendapatkan, namun Isdianto mengajak seluruh jajaran di dunia pendidikan agar bersama
memerangi Covid-19 dengan semakin mendisplinkan diri mengerjakan setiap arahan dan himbauan terkait pencegahan Covid-19.

“Mari bersama kita perangi covid-19 ini, target kita bulan Agustus semua dapat berjalan normal seperti sedia kala, mudah-mudaan,” tambah Isdianto.

Pemberian bantuan dengan maksud untuk meringankan beban orang tua/wali peserta didik. Dengan kriteria penerima tergolong miskin dan atau rentan miskin yang mengajukan permohonan bantuan kepada satuan pendidikan, antara lain, pekerja dengan pendapatan
harian, pekerja dengan penghasilan di bawah UMK, pekerja korban PHK atau yang dirumahkan serta pekerja lainnya yang terdampak covid-19. (arg)

More articles

spot_img

News Update