Wednesday, August 10, 2022

BBK MURAH Dapat Dukungan Anggota DPR RI KOMISI V

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Batam, Bintan dan Karimun Murah (BBK MURAH) yang di launching Kamar Dagang dan Industri Kepulauan Riau 13 Mei 2020 yang lalu mendapat apresiasi dan dukungan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ansar Ahmad, SE, MM.

Ansar Ahmad berpendapat BBK MURAH yang digaungkan Kadin Kepri perlu diangkat pada forum yang lebih besar dengan melibatkan Pemerintah Daerah termasuk Badan Pengusahaan Batam.

Hal yang bisa dilakukan menurut mantan Bupati Bintan Kepulauan Riau itu, diantaranya Mengundan Badan Pengusahaan Batam, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemko Batam untuk duduk satu meja untuk menyampaikan usulan penciptaan BBK Murah agar ramah investasi.

Menyambut semangat pemerintah pusat dan Kadin, Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar Kepri berpendapat lebih efektif dari pada forum besar.

“Kita minta relaksasi daerah supaya semangatnya sama, kalau perlu BP Batam menurunkan semua tarif untuk iklim investasi yang lebih merangsang, karena ukuran BP Kawasan keberhasilannya bukan hasil dari tarif-tarif yang diberlakukan tetapi lebih dari sejauh mana investasi masuk ke Batam,” ujarnya.

Disamping itu, BP Batam harus lebih fokus menjamin penerapan regulasi yang efissien, jangan sampai orientasinya keliru.

multiplier effect investasi jauh lebih besar dari hanya mengejar pendapatan yang diperoleh dari tarif-tarif  yang diberlakukan,” tambahnya.

Pemberian isentif/relaksasi kepada investor selain sudah dilakukan pemerintah pusat, juga bisa dilakukan di daerah.

“Terobosan baru  BBK Murah ini inisiatif bagus, kalau pemerintah pusat banyak memberikan insentif/relaksasi kepada investor, ternyata ada pengusaha yang punya semangat yang sama memberikan insentif dan kemudahan, kita tunggu Pemprov dan Pemko juga dengan semangat yang sama memberikan insentif khusus baik regulasi aturan daerah maupun relaksasi biaya perizinan,” terangnya.

Anggota Komisi V DPR RI itu mengatakan sejauh itu kewenangan daerah, bisa diatur melalui kesepakatan dengan DPRD melalui Perda atau bentuk lainnya, misalnya IMB Gratis, begitu juga izin-izin lainnya, itu namanya sinergitas membangun iklim investasi yang menarik, apalagi situasi ekonomi seperti sekarang ini.

Usulan Kadin Kepri tentang BBK Murah ini bisa juga disampaikan dengan Komisi VI DPR yang membidangi industri, investasi, dan persaingan usaha.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepualaun Riau launching sewa lahan gratis  dalam rangka meningkatkan minat investor untuk menanamkan modalnya di Batam, Bintan dan Karimun. Upaya ini dilakukan sebagai langkah untuk memperkecil dampak negatif  Pasca Pandemi Covid-19.

Ketua Umum Kadin Kepulauan Riau, Akhmad Ma’ruf Maulana me-launching sewa lahan gratis ini diperuntukan  untuk investor yang relokasi dari Cina ke Batam, Bintan dan Karimun. Penggratisan sewa lahan selama lima tahun ini sebagai jawaban atas kesulitan investor selama ini mencari lahan untuk pembangunan industri.

Penyediaan lahan secara gratis merupakan komitmen Kadin Kepulauan Riau untuk menarik sebanyak mungkin perusahaan yang relokasi dari Cina akibat Covid-19.

Untuk tahap awal,  anggota Kadin Kepri menyiapkan 30 hektar lahan siap pakai di Batam, akan menyusul untuk wilayah Bintan dan Karimun.(el)

More articles

spot_img

News Update