Dianggap Tidak Sehat, Minimarket Waralaba Minta Dievaluasi

Must read

BATAM, NAGOYAnews.net – Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) Batam meminta kepada Pemerintah Kota Batam untuk bisa mengevaluasi pertumbuhan minimarket waralaba.

Ketua FORPPI Batam, Mohammad Noer melalui keterangan tertulisnya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Batam mempertimbangkan kembali jika ada minimarket waralaba yang akan hadir maupun memperpanjang usahanya di Batam.

Hal ini diharapkan agar memberikan rasa keadilan bagi usaha ekonomi kerakyatan yang ada saat ini.

“Dalam kondisi ekonomi seperti saat ini oleh adanya dampak Covid-19, sudah seharusnya Pemkot Batam untuk bisa mempertimbangkan usaha kerakyatan untuk bisa dikembangkan, dibandingkan minimarket waralaba,” ungkap Noer, Minggu (17/5/2020).

Noer menilai adanya sebuah ingkar janji yang dilakukan oleh Pemkot Batam. Dimana sebelumnya, Wali Kota Batam sudah berjanji menghentikan pendirian toko minimarket waralaba tersebut.

Namun pada kenyataannya saat ini justri minimarket waralaba tersebut terus menjamur.

“Kami meminta kepada Pemkot Batam dan institusi terkait untuk sesegera mungkin mengevaluasi jumlah minimarket baru yang ada di Batam, terutama minimarket waralaba yang ada saat ini,” jelasnya.

FORPPI berharap dalam hal ini DPRD Batam untuk bisa memfasilitasi mereka untuk bisa dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait hal ini, sehingga semua keluhanyang ada bisa didengar dan diproses lebih lanjut.

“Kami harap secepatnya bisa dilakukan RDP, karena kami juga sudah menyurati DPRD Batam agar bisa memfasiltasi kami,” tutupnya. (bos)

More articles

spot_img

News Update