UMKM Mau Bertahan di Tengah Wabah Corona? Ini Saran Sandiaga Uno

Must read

Nagoyanews.net – UMKM saatnya mulai berpikir bagaimana bisa selamat di masa pandemi Covid-19, bukan hanya UMKM, bahkan di Amerika sendiri, perusahaan besar bidang retailer seperti J. Crew saja sudah mengajukan permohonan bangkrut. Apa upaya agar bisa bertahan di tengah pandemic Covid-19?

Sandiaga Uno memberikan masukan kepada para pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di Indonesia.

Dalam sebuah obrolan langsung melalui virtual meeting Sandiaga memberikan beberapa masukan. Menurut bos Saratoga itu, UMKM harus melakukan penghematan biaya produksi dan operasional. Kedua komponen itu menjadi focus karena kondisi tekanan ekonomi diprediksi bakal berlangsung satu hingga dua tahun ke depan.

“Lakukan adaptasi dan pemetaan potensi pasar. Amati perkembangan dan jangan melawan arus, lebih baik menepi sambil membaca peluang peluang usaha lainnya seperti usaha sembako,” ujar Sandi dalam keterangan tertulis april lalu.

Disamping itu, Sandi juga berharap optimalisasi penggunaan jejaring agar UMKM produktif.

“Ada 61 juta UMKM di Indonesia, dengan sikap positif dan optimis, bisa saling menjembatani sesama UMKM agar bisa lebih bertahan, kebutuhan pokok terpenuhi dan tetap hemat serta ‘kencangkan ikat pinggang’, perbanyak silaturahim dan kerja sama atau kolaborasi dengan berbagai pihak,” lanjut mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda itu.

Sandi menyarankan agar bisa melakukan kolaborasi secara online. Jika memang diharuskan bertemu secara fisik, Sandi meminta agar menjaga jarak dan menggunakan masker.

More articles

spot_img

News Update