Bawaslu Jatim Minta Petahana Agar Tak Mempolitisasi Bansos Covid-19

Must read

45terkini – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengingatkan semua kepala daerah agar tidak menggunakan bantuan sosial Covid-19 untuk kepentingan politik kampanye.

Aang Kunaifi selaku Komisioner Bawaslu Jawa Timur mengatakan bahwa sejauh ini belum ada temuan terkait masalah Bansos, namun sangat mungkin terjadi.

“Sampai saat ini, kami belum mendapatkan laporan atau temuan terkait dugaan penyalahgunaan Bansos,” kata Aang, Rabu (29/4/2020).

Dalam rilis yang diterima media kami, Aang juga menjelaskan bahwa terdapat 19 daerah yang akan menyelenggarakan pilkada.

“Ada sejumlah petahana yang berpotensi akan kembali mencalonkan diri. Baik yang saat ini menjabat sebagai kepala daerah, maup pun wakil kepala daerah,” jelasnya.

Menurutnya, dari 19 Kabupaten dan Kota yang akan melaksanakan Pilkada 2020, ada calon petahana. Baginya, calon petahana tersebut yang perlu diwaspadai.

Dalam sepekan ini, pihaknya juga akan mengirimkan surat kepada setiap kepala daerah.

“Isinya, meminta mereka untuk tidak mempolitisasi Bansos Covid-19,” kata Aang

Aang juga mengimbau kepada masyarakat, jika menemukan indikasi politik kampanye menggunakan Bansos, agar dilaporkan ke pihaknya.

“Indikasi politisasi Bansos berupa pemasangan foto, nama, slogan, dan indikasi lain yang terpasang di barang yang diberikan pemerintah,” tandasnya. (rif)

More articles

spot_img

News Update