Ini Kiat Mempertahankan Usaha di Tengah Covid-19 dari Sandiaga Uno

Must read

NAGOYANEWS.NET– Wabah Covid-19 telah membuat pelaku usaha juga terimbas karena turunnya permintaan. Tidak sedikit usaha yang lesu dan karena anjuran untuk tetap di rumah oleh pemerintah guna mengurangi penyebarluasan pengaruh virus tersebut. Sektor usaha kecil menengah juga banyak yang goyang.

Dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil ini, Founder OK OCE dan Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Sandiaga Uno berbagi kiat agar tetap eksis selama masa pandemi pada sebuah teleteleconference di Jakarta, Senin (27/4/2020)

Sandi mengistilahkan dengan Vitapreneur. Menurut dia, terdapat lima prinsip di dalamnya. Berikut rangkuman dari lima vitamin yang dimaksud oleh Sandi.

Baca juga: 81 Fintech Ilegal Muncul Selama April dengan Modus Seperti Ini

1. uang tunai

Menurut Sandi, yang tunai adalah raja atau cash is king. “Pertama cash is king, kita yakin dalam keadaan ekonomi sekarang kita harus amankan likuiditas kita dan pastikan kita mampu bertahan sebagai usaha, sebagai UMKM,” ujarnya sebagaimana dikutip dari tribunnew.com.

Dalam mengatur likuiditas itu, Sandi menyarankan pelaku usaha harus menjadwalkan ulang biaya-biaya yang tidak terlalu mendesak. Kemudian, juga harus mengatur rencana keuangan paling tidak selama tiga bulan kedepan yang sebelumnya sudah diprediksikan dan diamankan.

Baca juga: Dampak Covid-19, Ekonomi Eropa Ambruk 7,3 % dan Indonesia Turun Signifikan

2. Beradaptasi ke realita baru.

Sementara, Vitapreneur kedua yaitu beradaptasi ke realita yang baru, misalnya sekarang banyak masyarakat butuh masker. “Masker, jamu, susu jahe sekarang lakunya minta ampun,” kata Sandi.

3. ekonomi berbasis silaturahim

Ketiga, kata dia melanjutkan, mendorong ekonomi berbasis silaturahim atau survive through ecosystem.

Baca juga: Per 30 April, Aplikasi Hooq Tutup Setelah Eksis 5 Tahun di Indonesia

4. investasi

Yang dimaksud dengan investasi pada poin ini berbeda dengan investasi dalam bisnis seperti yang dikenal. Investasi ini ialah terlibatan diri sendiri untuk mengukur kemampuan diri. Sandiaga menyebutnya dengan ‘investasi’ ke dalam diri sendiri.

“Ini adalah ujian dari Allah, kita gunakan untuk merefleksikan diri kita sendiri, apa yang perlu kita perbaiki. Mungkin ada ilmu yang belum pelajari kita gunakan pada saat ini waktunya atau invest in this time,” tuturnya.

5. Tenang

Terakhir, ia menambahkan, jadilah pribadi tenang saat kondisi sekarang karena ketika ada badai datang yang harus ditenangkan adalah diri sendiri, bukan justru badainya karena kemungkinan itu pasti berlalu.

“Be calm in this storm walaupun kita waspada, kita khawatir. Kita harus pastikan kita tetap tenang dalam keadaan krisis seperti ini karena insha Allah badai pasti berlalu,” ujar dia lagi. []

More articles

spot_img

News Update