Wednesday, August 10, 2022

Begini Langkah Pelaporan Angka Meteran Listrik Melalui WhatsApp

Must read

NAGOYANEWS.NET, JAKARTA – Dampak dari pandemi Covid-19 masih terus berlangsung. Beberapa sektor juga melakukan upaya-upaya untuk mengurangi perluasan penyebaran virus ini. Karena alasan pandemi ini juga, PT PLN (Persero) menangguhkan sementara proses pencatatan meteran listrik bagi pelanggan. PLN berharap, masyarakat melakukan sendiri pelaporan angka meterannya.

Senior Executive Vice President Bisnis & Pelayanan Pelanggan PLN, Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan, sebagai gantinya, untuk rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stand dan foto kWh meter.

“Ini bagian dari physical distancing yang kami lakukan, mengurangi interaksi langsung antara petugas dengan pelanggan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2020), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Ruangguru, Bukalapak, GoPay dan 5 Aplikasi Digital akan Diperiksa KPPU Terkait Kartu Pra Kerja

Yuddy menjelaskan tahapan atau langkah pengiriman angka stand kWh meter melalui layanan WhatsApp. Berikut adalah langkah yang bisa dijadikan acuan pelanggan.

1. Siapkan nomor kWh meter dan foto stan meter.
2. Buka Aplikasi WhatsApp dan kirim pesan melalui nomor 08122123123.
3. Ketik 2 untuk lapor pemakaian pasca-bayar
4. Selanjutnya ikuti langkah-langkah yang ada dalam WhatsApp.

Pelaporan angka meteran listrik dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp. Laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya.

“Jadi di akhir bulan April ini pelanggan akan melaporkan untuk rekening tagihan bulan Mei. Demikian juga pada akhir Mei nanti, kami mohon pelanggan dapat mengirimkan kembali angka stan meter untuk dasar perhitungan tagihan bulan Juni,” tutur Yuddy.

Bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka kWh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir. “Jadi pelanggan yang tidak bisa melaporkan, tidak perlu khawatir,” ucap Yuddy. []

More articles

spot_img

News Update