Skenario Terburuk, Minyak Mentah Dunia Gratis

Must read

NAGOYANEWS.NET, JAKARTA – Bisakah Harga Minyak Menjadi Negatif? Itu salah satu pertanyaan yang belakangan muncul setelah melihat trend penurunan harga minyak dunia dua bulan terakhir. Bulan Maret lalu, Paul Sankey, direktur pelaksana Mizuho Securities sudah memprediksi harga minyak bisa menjadi negatif karena pandemi coronavirus.

Sankey berpendapat bahwa permintaan minyak global hanya sekitar 100 juta barel per hari, tetapi dampak ekonomi dari pandemi coronavirus dapat merusak permintaan hingga 20%. Ini akan menciptakan surplus minyak 20 juta barel per hari di pasar yang akan dengan cepat melebihi kapasitas penyimpanan, memaksa produsen minyak membayar pelanggan untuk membeli komoditas.

Siapa yang diuntungkan?

Industri Amerika jelas kalah dalam perang harga minyak. Tapi siapa pemenangnya? Baik Arab Saudi dan Rusia akan melihat cadangan devisa mereka dengan cepat habis.

Rusia membutuhkan harga minyak sekitar $40 untuk menyeimbangkan anggarannya sementara Arab Saudi membutuhkan harga lebih dari $80 per barel. Namun mereka berdua memiliki cadangan asing yang besar untuk membantu mengatasi badai.

More articles

spot_img

News Update